Usut Tuntas Pencurian Berkas di MK

533

SALATIGA – Kabar mengenai pencurian berkas dokumen gugatan pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) mengejutkan banyak pihak. Termasuk warga Salatiga. Sebab sebelumnya sempat beredar kabar, gugatan Pilkada Kota Salatiga termasuk yang raib dicuri. Ketua MK Arief Hidayat menyatakan, berkas gugatan yang hilang karena dicuri 4 pegawai MK hanya untuk Pilkada Kabupaten Dogiyai.

Ketua DPRD Kota Salatiga Teddy Sulistyo mendesak agar kasus pencurian berkas ini diusut hingga tuntas, termasuk mencari aktor intelektualnya. “Sungguh sangat memprihatinkan, lembaga peradilan tertinggi tempat di mana masyarakat menyadarkan keadilan, bisa terjadi seperti itu (kecurian, red),” kata Ketua DPC PDIP Kota Salatiga ini kepada wartawan, kemarin.

Lebih jauh, Teddy berharap MK dan kepolisian mengungkap tuntas motif di balik pencurian. “Ironis lagi pencurian terjadi di tengah proses persidangan,” imbuh dia.

Keprihatinan juga diungkapkan Sutrisno Supriyantoro selalu Ketua Forum Partai-Partai Hati Beriman, koalisi partai pendukung pasangan Yuliyanto – Haris. Ia mengaku sangat prihatin namun optimistis jika permasalahan itu bisa diatasi oleh MK. “Kami prihatin atas kejadian itu, namun tetap yakin proses berjalan baik,” jelas Sutrisno, yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kota Salatiga tersebut.

Sebagaimana diketahui, pilkada kota Salatiga berakhir dengan keunggulan 992 suara oleh pasangan Yuliyanto – Haris dibanding perolehan pasangan Agus Rudianto – Dance Ishak Palit. Selisih di bawah satu persen ini kemudian berujung dengan gugatan pasangan Rudi-Dance ke MK dan sudah memasuki sidang kedua. (sas/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here