33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

FEB UPGRIS Didik Lulusan Seimbangkan Teori dan Ketrampilan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

PERSAINGAN dunia kerja kian hari semakin ketat. Generasi muda pun dituntut untuk tak hanya unggul di bidang akademik saja tetapi juga ketrampilan dan kemampuan penunjang lainnya. Namun, banyak perguruan tinggi yang masih saja terjebak dalam pandangan yang melulu berpusat pada pembelajaran teori semata. Hasilnya, banyak lulusan yang pada akhirnya sulit menyesuaikan diri atau berkompetisi dengan tuntutan dunia kerja.

Menyadari hal itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas PGRI Semarang (FEB UPGRIS) selalu berupaya untuk menyediakan pendidik-pendidik yang berkualitas sekaligus menyelenggarakan program-program yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Ada pun secara fasilitas, UPGRIS pantas disejajarkan dengan universitas-universitas terkemuka tingkat nasional. Gedung, laboratorium, fasilitas perkuliahan, dan sistem teknologi mutakhir telah disiapkan secara profesional demi menyokong kualitas pendidikan di UPGRIS.

FEB UPGRIS yang menaungi Program Studi Manajemen secara profesional dan konsisten menerapkan praktek belajar mengajar dan perkuliahan yang berorientasi pada konsep POAC  (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dan SMART (Specific, Measurable, Attainable, Realistic).

Konsep teori ini diajarkan kepada mahasiswa secara komprehensif. Mahasiswa diajarkan bagaimana mempelajari sebuah organisasi secara konsep maupun realitanya. Dari perencanaan, penganggaran, pembagian tugas, hingga mengontrol bagaimana laju osebuah organisasi, badan usaha, maupun lembaga pada umumnya.

Konsep ini dipergunakan sebagai salah satu strategi untuk menentukan target utama dari suatu proyek, dari peningkatan sumber daya manusia maupun tujuan utama sebuah organisasi. Konsep ini juga bakal memberi motivasi secara riil kepada mahasiswa.

Kelebihan yang disediakan oleh FEB UPGRIS adalah penekanan pada keseimbangan antara teori dan praktik. Konsep POAC tidak hanya dipelajari di dalam kelas, namun juga diajak secara langsung untuk melihat bagaimana konsep itu dipraktikkan. Mahasiswa pun diprioritaskan untuk datang berkunjung ke perusahaan-perusahaan yang telah direkomendasikan untuk melihat secara langsung.

Hal ini penting agar mahasiswa FEB UPGRIS tidak hanya menghabiskan waktu dengan berkecimpung di teori saja. Para mahasiswa dididik agar memiliki kecakapan dalam menyelaraskan antara teori yang dipelajari kampus dengan keberadaan realitas sektor-sektor usaha yang ada.

Tak hanya itu, mahasiswa juga dopersiapkan untuk menangkap peluang kerja ataupun sanggup memaksimalkan sektor usaha kini banyak diperlukan, seperti UMKM, wirausaha kecil, dan beberapa usaha-usaha tradisional.

Selain itu, UPGRIS juga mempersiapkan lulusan-lulusan sanggup menerapkan ilmu yang dipelajari di kampus ketika mereka kembali ke daerah masing-masing setelah mereka lulus. Di samping itu, para lulusan juga dididik untuk peka dalam menemukan dan mengembangkan sektor-sektor yang berpotensi menjadi daya tarik dari daerah tersebut

Atau, secara gagasan, mereka diasah agar tergerak untuk menemukan konsep bisnis baru yang pada akhirnya bisa bermanfaat untuk pengembangan sektor perekonomian Indonesia. Dari dua penekanan pelaksanaan konsep tersebut, diharapkan UPGRIS sanggup mencetak lulusan-luluan yang sesuai dengan visi, yaitu “Unggul dan Berjatidiri”.

Seperti beberapa waktu lalu, FEB UPGRIS telah menggelar acara rutinan bertajuk Coffee Talk. Acara ini menyediakan sebuah forum bertukar pikiran yang mengundang para praktisi ekonomi dan pengusaha muda sukses di kota Semarang.  Dalam acara tersebut, mahasiswa dipersilakan untuk berdialog dengan para pembicara. Dalam kesempatan itulah, mahasiswa sanggup membandingkan secara langsung antara teori yang dipelajari dengan pengalaman para tokoh-tokoh yang terbukti sukses di bidang pengelolaan manajemen penegelolaan usaha di bidang perekonomian. (*)

Berita sebelumyaGADIS FDR
Berita berikutnyaPerkuat Perlindungan Hak Cipta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tujuh Waduk di Jateng Mengering

SEMARANG – Bencana kekeringan masih melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah. Meski begitu, pemprov memastikan kebutuhan air, terutama untuk pertanian, masih aman dan mencukupi. Kepala...

Nekat Melintas, Mobil Terseret Kereta 2 KM

DEMAK - Nekat melintasi jalur rel kereta api (KA), mobil Isuzu Panther bernopol H 1868 YE dihantam Kereta Api Kalijaga jurusan Solo-Semarang di perlintasan...

Optimis Tumbuh 4 Persen

SEMARANG -  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk optimis mampu meraih pertumbuhan produksi semen hingga 4 persen dibanding tahun lalu. Hal ini seiring dengan Rencana...

Kupas Tuntas Program Pkl Jurusan Akuntansi

RADARSEMARANG.COM - PROGRAM Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan program pembelajaran khas SMK yang diprogramkan secara khusus untuk diselenggarakan di masyarakat. Program PKL disusun bersama...

Libatkan Tukang Becak Kelola Kota Lama

SEMARANG - Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang bakal melibatkan para tukang becak untuk turut berperan mengelola Kota Lama. Para tukang becak akan...

Dewan Kebut Raperda Trantibumlinmas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-DPRD Jateng mengejar penyelesaian rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) pada tahun 2018 ini. Sebab Perda Trantibumlinmas...