33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Beri Kesempatan Bumi ”Bernapas”

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMRANG – Kampanye penghematan energi atau yang lebih dikenal dengan Earth Hour kali pertama diselanggarakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) dan Leo Burnett, pada 2007. Partisipasi kampanye Earth Hour pun semakin tinggi.

Seperti sejumlah manajemen hotel di Kota Semarang, Sabtu (25/3) malam lalu, turut menggelar kampanye Earth Hour, dengan mematikan listrik selama 60 menit dan mengganti cahaya lampu dengan lilin sebagai penerangan. Seperti yang dilakukan manajemen Hotel Ciputra Semarang, Star Hotel, Neo Hotel dan Dafam Hotel.

Hotel Ciputra Semarang (HCS) contohnya yang mengganti gemerlap lampu dengan redupnya cahaya lilin. Bahkan suasana perayaan Earth Hour telah dimulai sejak pintu masuk area parkir dengan nyala lampu yang redup.

General Manager HCS, Ida Bagus Ardna mengatakan jika kegiatan Earth Hour telah menjadi agenda tahunan dan selalu dilakukan serentak oleh Swiss-Belhotel Internasional manajemen yang membawahi HCS. ”Aksi ini kami lakukan karena merupakan salah satu wujud efisiensi energi yang bisa dilakukan semua orang dengan cara sederhana. Selama ini kita yang menghirup napas di bumi, bisa dibilang Earth Hour adalah momen yang kita berikan kepada bumi untuk bernapas sejenak dari tekanan-tekanan yang kita hasilkan. Hal kecil, jika dilakukan bersama-sama, akan besar manfaatnya,” katanya.

Hampir sama dengan HCS, Neo Hotel Candi Semarang, menggunakan media sumbu kompor yang telah ditempatkan di dalam wadah untuk memperingati Earth Hour. Selama kurang lebih satu jam, pihak manajemen hotel mematikan semua alat elektronik, mulai dari AC, televisi, lampu dan lainnya untuk mengurangi efek rumah kaca dan pemanasan global yang terjadi di bumi. ”Pihak hotel sangat konsen dengan lingkungan, untuk itu kami rutin melakukan penghematan energi,” tutur Vincentia Nurullita Indriani, Sales Executive Neo Hotel Candi Semarang.

Sementara di Hotel Dafam Semarang, perayaan Earth Hour dilakukan dengan cara yang berbeda. Ketika masuk di lobi hotel para tamu dengan para staf dan karyawan hotel menyalakan glowstick yang dibagikan gratis sebagai media penerang selama lampu dimatikan. ”Pemakaian glowstick berbahan kimia fosfor yang kami lakukan untuk meminimalisir penggunaan media penerang dari api seperti lilin atau obor yang mana malah menghasilkan asap dengan emisi zat karbondioksida,” terang Ari Gunarso selaku Marcom Hotel Dafam Semarang. (den/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...