Bayi Dibuang di Semak-Semak

591
IDENTIFIKASI KORBAN : Polisi sedang melakukan identifikasi penemuan jasad orok bayi di Dusun Jlapan, Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Sabtu (25/3). (POLRESTA MAGELANG UNTUK RADAR KEDU)
IDENTIFIKASI KORBAN : Polisi sedang melakukan identifikasi penemuan jasad orok bayi di Dusun Jlapan, Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Sabtu (25/3). (POLRESTA MAGELANG UNTUK RADAR KEDU)

MAGELANG—Warga Dusun Jlapan, Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, digegerkan penemuan orok bayi yang terbungkus tas plastik hitam di semak-semak, Sabtu (25/3). Kasus ini ditangani Polres Magelang Kota bekerja sama Biddokkes Polda Jateng.

Kasubag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani mewakili Kapolres AKBP Hari Purnomo membenarkan adanya penemuan orok bayi.

“Orok bayi awalnya ditemukan oleh warga sekitar Sabtu petang, kemudian dilaporkan ke Polsek Bandongan. Petugas dari Polsek Bandongan, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan orok bayi,” kata Esti, kemarin. Jasad bayi lantas dibawa ke RS Lestari untuk divisum. Selanjutnya dibawa ke kamar jenasah RSU Tidar Kota Magelang.

Hasil pemeriksaan AKBP dr Sumy Hastry Purwanti, tim Biddokkes Polda, diperkirakan orok bayi berusia 9 bulan, panjang 42 cm, dan berat badan kurang lebih 1,9 kg berjenis kelamin laki-laki.

“Diperkirakan meninggal karena benturan di kepala dan tali pusar sudah terpotong rapi. Saat ditemukan warga, bagian kepala bayi sudah diikat dengan kain kasa berwarna putih beserta tangan dan kakinya dalam kondisi terikat,” kata Esti.

Esti mengklaim belum tahu pasti penyebab dibuangnya orok tersebut. Dugaan sementara, orok sengaja dibuang oleh orang tuanya karena malu hasil hubungan tidak resmi. “Nantinya akan dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dibuangnya orok.” Selain pidana, pelaku juga akan dijerat UU Perlindungan Anak. (cr3/isk)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here