33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Anggaran Minim, Target PSIW Tinggi Takluk dari Persitema 0-2

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

WONOSOBO – Persatuan Sepak Bola Indonesia Wonosobo (PSIW) U-17 menargetkan mampu melesat jauh dalam Liga Soeratin 2017. Dalam penyisihan grup C, PSIW akan berhadapan dengan Persitema Temanggung, Persibangga Purbalingga, PSCS Cilacap dan Persibas Banyumas. Sejumlah persiapan sudah dilakukan sejak November 2016 lalu melalui berbagai turnamen lokal.

“Kami sudah lalukan seleksi dan tim saat ini sudah melalui berbagai pelatihan secara intensif,” kata Ketua PSIW Abdul Arif, Minggu (26/3).

Dalam laga penyisihan grup, Arif berharap, PSIW U-17 mampu unjuk gigi dan lolos ke babak selanjutnya. Sebagai persiapan, selain pelatihan yang intensif, pihaknya memperkokoh koordinasi antarpemain dan kerjasama. “Ini menjadi momentum bagi kami untuk melesat sejauh mungkin,” ujarnya.

Arif menuturkan, persiapan menghadapi Liga Soeratin memang tidak berimbang apabila melihat anggaran yang disediakan pemerintah. Tahun ini PSIW hanya diberi anggaran senilai Rp 50 juta. Padahal selain Piala Soeratin ada sejumlah agenda lain, Liga Wonosobo, Pra divisi, Turnamen U-16. Total kebutuhan sekitar Rp 1 miliar.

“Kami bersama para suporter memulai dengan swadaya, karena kalau mengandalkan anggaran yang saat ini diberikan pemerintah tidak cukup,” katanya.

Minggu (26/3), PSIW U-17 yang dilatih Muhaimin Hikmatiar menjalani laga perdana dengan tandang ke kandang Persitema U-17. Pada laga away awal ini, Arif mengaku bersyukur karena jumlah suporter dari Wonosobo yang turut hadir ke Temanggung mencapai 500 orang. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Wonosobo sangat peduli terhadap sepak bola dilakukan dengan swadaya. “Kami memiliki modal semangat, semoga impian kami akan terwujud,” jelasnya.

Hanya saja, harapan Arif agar PSIW U-17 berjaya dilaga perdana tidak terwujud. Dalam laga di Lapangan Maron Temanggung, mereka takluk dari tuan rumah Persitema U-17 dengan skor 0-2. Sementara laga kedua PSIW U-17 akan berhadapan dengan Persibangga U-17 di Lapangan Kolodete Kalianget pada Rabu (29/3) lusa. (ali/ton)

Berita sebelumyaFT UMM Gelar Porseni
Berita berikutnyaBayi Dibuang di Semak-Semak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Instansi Pemkot Diminta Hemat Energi dan Air

MAGELANG – Pemkot Magelang terus mengkampanyekan hemat energi dan air ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada. Salah satu cara untuk menyosialisasikan komitmen...

Karyawan Ekspedisi Ditemukan Tewas di Teras Rumah

SEMARANG - Warga Pekunden Tengah, Kecamatan Semarang Tengah, digegerkan temuan pria paro baya yang tewas tergeletak di teras rumah nomor 1034A untuk perkantoran. Korban...

Tunggakan Pajak Capai Rp 2,1 T

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Tunggakan pajak hingga pertengahan tahun 2018 ini mencapai Rp 2,1 triliun. Dari total jumlah tersebut, diperkirakan tidak lebih dari 50 persen yang dapat...

Doakan Negara Aman dan Kondusif

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Umat Tridharma melakukan ritual membersihkan kongco dan rupang di Vihara Avalokitesvara Budhagaya, Watugong, Semarang, Minggu (11/2). Kegiatan tersebut digelar untuk menyambut...

Menanti Wajah Baru Stadion Jatidiri

SEMARANG – Setelah dipastikan molor, renovasi Stadion Jatidiri Semarang tahap kedua bakal segera terwujud awal September 2017 ini. Segala persiapan renovasi tahap kedua telah...

Politik Uang Awal dari Korupsi

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Magelang bertekad meminimalkan praktik politik uang dalam gelaran Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah dan Pemilihan Bupati-Wakil...