50 Pasien Katarak Purworejo Dilayani OKG DF

648
SEMBUHKAN PASIEN KATARAK- Sejumlah pasien katarak menunggu mendapatkan pelayanan operasi katarak gratis di RS Panti Waluyo, Purworejo.
SEMBUHKAN PASIEN KATARAK- Sejumlah pasien katarak menunggu mendapatkan pelayanan operasi katarak gratis di RS Panti Waluyo, Purworejo.

PURWOREJO-Sebanyak 50 penderita katarak di Kabupaten Purworejo dan sekitarnya, Minggu (26/3) mendapat bantuan pelayanan operasi katarak tanpa biaya yang digelar Djarum Foundation dengan Yayasan Bina Netra Jogja. Operasi berlangsung di Rumah Sakit (RS) Panti Waluyo, Jalan Ahmad Yani No 21 Purworejo. Bantuan ini diberikan melalui program Operasi Katarak Gratis Sumbangsih Sosial Djarum Foundation (OKG DF).

Direktur RS Panti Waluyo dr Regowo MKes menuturkan, operasi katarak gratis ini pertama kali dilakukan. Dia berharap, kerjasama membantu penderita katarak yang kurang mampu terus berlanjut di masa datang. “Kami sudah sering menggelar bakti sosial pengobatan gratis. Namun untuk operasi katarak baru sekarang dilakukan. Saat ini kami juga sudah memiliki klinik mata. Operasi katarak yang dilakukan ini menggunakan mesin pecho,” paparnya.

Perwakilan Yayasan Bina Netra Jogja dr Arya Pradipta mengatakan, program operasi katarak gratis yang dilakukan bersama Djarum Foundation merupakan langkah untuk mengurangi penderita katarak sebanyak-banyaknya. “Penderita katarak di Purworejo yang saat ini datang berasal dari daerah-daerah pelosok. Dengan dikumpulkan dan dilayani dalam satu tempat seperti ini, akan memudahkan operasi (katarak),” ungkapnya.

Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Rudy Djauhari, memaparkan, operasi katarak gratis yang dilaksanakan Djarum Foundation melalui program Djarum Sumbangsih Sosial, memiliki tujuan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Bentuk kepedulian bagi warga kurang mampu yang belum mendapat pelayanan operasi katarak. Hingga pelaksanaan OKG DF ke-55 ini, berhasil membebaskan lebih dari 2.000 penderita katarak di 19 kabupaten/kotamadya di Jawa Tengah dan DIY,” jelasnya. (fiq/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here