33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Distribusi Soal UNBK Rawan Kebocoran

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Penyelenggaraan Ujian Sekolah Bertandar Nasional (USBN) di Jawa Tengah berjalan relatif lancar.  Tidak ditemukan kebocoran soal ujian seperti yang ramai diberitakan.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Semarang, Wiharto, mengatakan, jika USBN 2017 merupakan ujian yang kali pertama digelar.

Menurut dia, sebelumnya USBN sempat akan dijadikan alternatif pengganti Ujian Nasional (unas). USBN sengaja diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas Ujian Sekolah (US) dengan materi 20-25 persennya dibuat oleh pusat.

Ia menjelaskan, jika pembagian soal memang dilakukan mepet pada hari pelaksanaan USBN. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi indikasi kecurangan. ”Lembar jawab siswa menggunakan lembar jawaban komputer yang digunakan oleh SMAN 3 Semarang, agar tidak ada indikasi kecurangan,” ucapnya.

Pakar Teknologi Informasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Dr Solichul Huda MKom, mengatakan, jika adanya kebocoran materi soal USBN maupun Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mendatang bisa saja terjadi. Apalagi soal yang diujikan berbentuk sebuah data yang tentunya baru akan ketahuan jika sudah tersebar luas.

”Jika basisnya data digital dan media distribusinya lewat internet tentu masih rawan untuk bocor, yang paling rawan dibobol adalah saat didistribusikan dari pusat ke provinsi hingga ke kabupaten/kota,” bebernya.
Variasi soal dalam pelaksanan ujian sendiri, lanjut dia, masih dimungkinkan untuk dibobol. Namun ia menyebut pembobolan tersebut dapat diantisipasi jika antara pengawas, pihak sekolah dan pemegang server di tingkat kabupaten/kota ataupun provinsi menjalankan tugas dengan baik.

”Ujian berbasis komputer ini sebenarnya sangat bagus, namun tetap harus ada pengawasan yang ketat, kalau ada kongkalikong tentu semuanya akan terbuka,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi agar soal ujian tidak bocor, jelas dia, pemegang password server hanya boleh dipegang oleh satu orang, sehingga hanya bisa dibuka saat ujian akan dilakukan. Selain itu, setiap sekolah juga harus memiliki password berbeda, sehingga bisa meminimalisasi adanya kebocoran. ”Sistemnya sudah bagus, memang agak ribet, tapi demi kebaikan patut untuk dilakukan,” katanya. (den/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sungai Menghitam, Eceng Gondok Dibersihkan

KAJEN – Sekitar 350 personel dari Kodim 0710/Pekalongan bersama petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah( BPBD ), Polri, Satpol PP, ormas dan masyarakat melakukan...

Bank BTN Buka Cabang di Temanggung

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang dikenal dengan nama Bank BTN berkomitmen mendekatkan pelayanannya kepada masyarakat di Kabupaten Temanggung. Terlebih...

Kelola Perpusdes Berbasis Sampah

UNGARAN – Peningkatan literasi membaca dapat dilakukan dengan berbagai hal. Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat. Dimana dalam meingkatkan...

Alumni SMAN 5/PPSP Gelar Reuni Akbar

RADARSEMARANG.COM - ALUMNI SMAN 5/PPSP Semarang angkatan tahun 1967-2000 akan menggelar reuni akbar di jadwalkan berlangsung tanggal  24-25 maret 2018. Informasi lebih lanjut dapat...

Hari Ini, Nasib Pabrik Semen Ditentukan

SEMARANG - Sesuai tenggang waktu penerbitan surat izin lingkungan pabrik PT Semen Indonesia (SI) di Kabupaten Rembang, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo harus mengambil sikap...

UNW Kirim Relawan ke Bali

UNGARAN – Beberapa bencana yang terjadi di tanah air seperti meletuasnya Gunung Agung di Bali dan banjir di Kabupaten Klaten mengundang keprihatinan berbagai pihak...