33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Warga Tuntut Dilibatkan Amdal

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

MUNGKID—Ratusan massa yang mengatasnamakan Front Aliansi Umat Islam bersatu serta Front Aliansi Pemuda Muntilan, menggelar unjuk rasa di halaman kantor Kecamatan Muntilan, kemarin. Mereka menuntut agar proses pembangunan pasar dilakukan transparan, melibatkan masyarakat sekitar. Membentangkan berbagai macam spanduk, massa mulai memadati halaman Kecamatan Muntilan, pasca-salat Jumat. Aksi mendapatkan pengawalan polisi dan TNI.
Koordinator aksi, Anang Imamudin, menilai pembangunan Pasar Muntilan tidak transparan. Salah satunya, terkait kajian amdal atau analisis dampak lingkungan yang tidak melibatkan masyarakat sekitar. Padahal, mereka yang akan berdampak dengan keberadaan pasar.

“Kita meminta kepada Pemkab Magelang memberdayakan masyarakat sekitar yang terdampak proses pembangunan Pasar Muntilan. Kita menuntut transparansi dan kejelasan pembangunan.”

Anang meminta Bupati Zaenal Arifin untuk bertemu dengan warga. Tujuannya, menjelaskan dan menyelesaikan masalah ini. “Jika sebagai pemimpin daerah tidak mau mendengar keluhan masyarakat, kita akan menggelar aksi yang lebih besar,” ancam Anang.

Perwakilan demonstran ditemui oleh sejumlah pejabat Pemkab. Di antaranya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Satpol PP, dan Dinas Pasar Koperasi dan UMKM.
Plt Kepala DPU Herianto mengatakan, saat ini pembangunan Pasar Muntilan masih dalam tahap lelang. Jika tidak ada kendala, pada April sudah mulai tahap pembangunan. “Proses pembangunan akan berjalan selama 2 tahun.”

Perwakilan Dinas Pasar Koperasi dan UMKM, Ahmad Ruswanto mengatakan, proses pembangunan sudah melewati tahap amdal dan amdal lalin. “Proses amdal dan amdalin pembangunan pasar sampai saat ini sudah selesai, dengan melibatkan komponen-komponen di sekitar masyarakat, juga tinggal menunggu proses lelang selesai.” (vie/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Khatamkan Alquran Bersama Para Narapidana

DEMAK - Ada yang menarik di rumah tahanan (Rutan) Demak, kemarin. Para narapidana dan tahanan mengkhatamkan pembacaan Alquran 30 juz. Dari 2014 napi dan...

Telat, Banyak PNS Tidak Jujur Mengaku

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sebanyak 43 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Magelang mengakui terlambat mengikuti apel pagi yang dipimpin Wali Kota Sigit Widyonindito,...

Bikin Ketagihan

AWALNYA Ade Fitri Ayu tak tertarik nonton sepak bola. Bahkan dara kelahiran Semarang, 13 Februari 1997 mengaku sempat takut datang ke stadion yang mayoritas...

Jangan Mudah Terpancing Provokasi

MAGELANG – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Magelang mengimbau masyarakat tak mudah terpancing segala bentuk provokasi terkait tragedi kemanusiaan yang menimpa umat Muslim...

Waspadai Tiga Titik Pasar Tumpah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sebanyak 52 pasar tradisional di Kota Semarang mendekati Lebaran terus dilakukan pemantauan. Dinas Perdagangan Kota Semarang menerjunkan sebanyak 40 personel keamanan dan ketertiban...

Calon Ketua OSIS Cimed Diingatkan Tak Politik Uang

MAGELANG – Ratusan pelajar SMK Citra Medika (Cimed) Kota Magelang kemarin menghelat pemiliham ketua OSIS (Pilketos) ala pemilihan umum (Pemilu). Sebelum coblosan dimulai, siswa...