Sidak ke Sejumlah Kejari di Jateng

Sidak ke Sejumlah Kejari di Jateng

354
Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung
Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung

SEMARANG – Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia, Prof Widyopramono bersma tim, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa kantor Kejari diantaranya, Kudus, Jepara, Boyolali, Magelang dan Wonosobo. Sidak tersebut untuk melihat kinerja kejaksaan di wilayah Jawa Tengah. Kegiatan itu, juga sekaligus melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng yang dilakukan selama 3 hari, Rabu-Jumat, (22-24/3).

”Inspeksi ini untuk memantau kinerja pimpinan (kejari),” kata Widyopramono kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Dalam sidak tersebut, Jamwas memberikan berbagai masukan, arahan, koreksi, teguran teknis maupun nonteknis baik kepada semua jajaran kejaksaan yang dikunjungi. Dalam kesempatan itu ia meminta semua jaksa mengikuti panduan, tata cara dan aturan yang ada, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada di kejaksaan. ”Jadi harus tahu bagaimana menyambut yang baik jika ada tamu baik dari kejaksaan maupun non kejaksaan,” tandasnya.

Mantan Kepala Kejati Jateng itu juga menyentil jajaran kejaksaan yang kinerjanya tidak sesuai standar atau masih kurang. Dalam artian bekerja hanya memenuhi jam kerja.

”Bukan asal berangkat kerja terima gaji. Tidak ada maknanya jika seperti itu. Institusi kejaksaan akan jadi buruk jika bekerja seperti itu, saya harap, segera benahi kesalahan-kesalahan yang ada,” ujarnya.

Dia meminta setiap kepala seksi (kasi) harus sharing, membantu, saling back up, bukan malah bekerja sendiri-sendiri. Ia menegaskan, semua pegawai kejaksaan harus bekerja serius, jujur, bertanggung jawab. ”Salah itu wajar dan manusiawi, akan tetapi, akan menjadi tidak wajar jika masih terulang,” imbuhnya.

Terpisah, Asisten Intelijen Kejati Jateng, Jacob Hendri P, melalui Kasi Penkum, Sugeng Riyadi menyebutkan, sejumlah kasi maupun kajari dalam kesempatan itu meminta bimbingan, arahan, teguran jika memang ada salah, sehingga ke depan bisa membenahi institusi kejaksaan lebih baik lagi. ”Kurang lebih tim yang terjun ada sepuluh orang dari Jamwas Kejagung,” katanya singkat. (jks/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here