RSUD Temanggung Raih Bintang 5

1948
AKREDITASI: Bupati Bambang Sukarno (kedua dari kiri), Direktur RSUD Djojonegoro Temanggung dr Artiyono (ketiga dari kiri) usai serah terima sertifikat paripurna di ruang serba guna RSUD setempat, kemarin. (Ahsan fauzi/radar kedu)
AKREDITASI: Bupati Bambang Sukarno (kedua dari kiri), Direktur RSUD Djojonegoro Temanggung dr Artiyono (ketiga dari kiri) usai serah terima sertifikat paripurna di ruang serba guna RSUD setempat, kemarin. (Ahsan fauzi/radar kedu)

TEMANGGUNG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djojonegoro Temanggung lolos akreditasi tingkat paripurna (bintang 5) dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Serah terima sertifikat secara simbolik diberikan Bupati Bambang Sukarno di ruang serba guna RSUD, Jumat (24/3). Selain penyerahan sertifikat paripurna, dalam kesempatan ini juga dilangsungkan penyerahan mobil ambulans untuk RSUD.

Direktur RSUD Djojonegoro Temanggung dr Artiyono mengatakan, akreditasi yang diraih dengan standar akreditasi versi 2012 tersebut berlaku sejak 17 Januari 2017 sampai dengan 16 Januari 2020 mendatang. Ada empat tingkatan akreditasi yang ditetapkan KARS berdasarkan sistem akreditasi versi 2012, yakni tingkat dasar, madya, utama dan paripurna. Untuk mencapai tingkat paripurna, suatu rumah sakit harus lulus penilaian 15 program kerja. “Antara lain akses dan kontinyuitas pelayanan, manajemen pemberian obat, pendidikan pasien dan keluarga serta keselamatan pasien,” jelasnya.

Menurutnya, dalam standar akreditasi baru ini terdapat empat kelompok standar yang terdiri atas 1.048 elemen yang dinilai. Keempat kelompok standar akreditasi tersebut, yakni kelompok standar pelayanan berfokus pada pasien, kelompok standar manajemen rumah sakit, sasaran keselamatan pasien rumah sakit, dan sasaran millenium development goals.

Sementara itu, Bambang berharap, dengan diraihnya akreditasi tingkat paripurna ini, pelayanan kepada masyarakat harus lebih bagus lagi. Prestasi ini menunjukkan keseriusan direktur RS dan seluruh jajarannya telah melakukan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bambang melanjutkan, pihaknya bersama Direktur RSUD bertekad untuk terus meningkatkan fasilitas RS. Tahun ini dibangun lagi gedung rawat inap 7 lantai dengan anggaran sebesar Rp 51,8 miliar. “Ke depan, kami juga berupaya ada pembelian tanah untuk menunjang penambahan fasilitas yang lain,” jelas Bambang. (san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here