Minta Uang Saku Kunker Naik Lagi Dinilai Masih Terlalu Kecil

478
HY Endi Darmawan
HY Endi Darmawan

MAGELANG- DPRD Kota Magelang menilai uang saku ketika melaksanakan kunjungan kerja (kunker) terlalu kecil dibandingkan daerah lain. Ada wacana untuk menaikkan lagi jumlah uang saku, meski pada 2017 ini sudah naik.

Anggota Komisi B sekaligus Sekretaris Badan Kehormatan DPRD Akhmad Tri Susilo membenarkan wacana kenaikan uang saku kunker anggota dewan untuk kunjungan luar Jawa. “Namun itu baru wacana saja Mas, untuk naik tidaknya, belum tahu,” kata Akhmad.

Ketua DPRD Kota Magelang yang juga Ketua Badan Anggaran HY Endi Darmawan juga membenarkan adanya wacana kenaikan uang saku. Tapi tidak direalisasikan tahun ini.

“Itu baru wacana dan belum menjadi kesepakatan final akan diajukan atau tidak. Sebab, uang saku kunker baru naik awal tahun ini. Untuk uang saku kunker luar daerah/luar Jawa per hari (saat ini) diterima oleh masing-masing anggota Rp 1,5 juta,” jelas Endi.

Endi menjelaskan, uang saku kunker luar daerah/luar Jawa anggota dewan pernah turun pada 2015. Yang semula Rp 1 juta menjadi Rp 530 ribu per hari. Kemudian pada 2016 dikembalikan menjadi Rp 1 juta per hari.

“Pada tahun 2017 kami ajukan naik menjadi Rp 1,5 juta. Kenaikan ini dengan melihat indeks dan perhitungan-perhitungan lain. Angka ini saja, uang saku kunker DPRD terbilang lebih sedikit dibanding wilayah lain, seperti di Temanggung atau wilayah lain. Coba saja cek di sana,” beber Endi.

Endi merinci, anggaran kunker yang direncanakan selama 2017 ini sekitar Rp 20 miliar. Biaya tersebut untuk kegiatan kunker dalam daerah maupun luar daerah/luar Jawa. “Kegiatan kunker sebagai bagian dari rencana kerja kami sebagai anggota dewan untuk studi banding dan nantinya hasilnya akan kami aplikasikan untuk evaluasi kemajuan pemkot,” beber Endi.

Belum lama ini, 3 komisi DPRD Kota Magelang melakukan kunker ke luar Jawa selam 4 hari. Komisi A ke Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat pada 15-19 Maret 2017, Komisi B ke Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 14-18 Maret 2017 dan Komisi C ke Kota Manado dan Minahasa Provinsi Sulawesi Utara.

Plt Sekretariat DPRD Kota Magelang Wagiman menjelaskan, kunker tersebut sudah sesuai dengan rencana kerja DPRD Kota Magelang 2017 yang ditetapkan dalam Surat Keputusan DPRD Kota Magelang Nomor 23 Tahun 2016. “Hampir semua komisi, baik Komisi A, Komisi B, dan Komisi C melakukan kunker di sejumlah daerah dengan agenda evaluasi dan studi banding,” beber Wagiman.

Saat disinggung mengenai anggaran kunker DPRD Kota Magelang, Wagiman enggan berkomentar banyak. “Untuk anggaran, saya tidak mengetahui. Coba tanyakan saja pada anggota dewan,” kilah Wagiman.

Saat dikonfirmasi mengenai anggaran kunker, Ketua Komisi B sekaligus anggota Badan Anggaran DPRD Kota Magelang Nella Karnela Yunissari enggan menjawab lebih rinci. “Kami tidak tahu anggaran pastinya, coba tanyakan pada bagian keuangan saja,” beber Nella. (cr3/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here