33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Enceng Gondok Rawa Pening Butuh Penanganan Khusus

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN–Pemkab Semarang berharap agar waduk Rawa Pening dikelola oleh sebuah badan otoritas khusus yang terintegrasi langsung ke pemerintah pusat. Lantaran kompleksnya permasalahan di waduk tersebut.

Bupati Semarang Mundjirin mengaku takan hal itu, tidak bisa berbuat banyak atas penanganan Waduk Rawa Pening. Apalagi enceng gondok yang selalu tumbuh sehingga perlu penanganan khusus. “Karena itu, selain ada badan otoritas, perlu dilibatkan pihak ketiga seperti investor untuk mengelola waduk tersebut,” kata Mundjirin, Jumat (24/3) kemarin.

Beberapa waktu lalu, katanya, beberapa investor asing sudah melakukan membicarakan dengan Pemkab Semarang terkait potensi pengelolaan Rawa Pening. Yakni, terkait pembangunan waduk agar menjadi destinasi wisata spektakuler. “Ada investor dari China. Bahkan mereka akan menggunakan anggarannya sendiri untuk membangun Rawa Pening,” katanya.

Kendalanya, sulitnya perizinan yang didapat untuk pengelolaan waduk oleh pihak ketiga. Sehingga beberapa investor asing yang sudah melakukan pembicaraan dengan Pemkab Semarang tersebut mundur. Ditengarai, sulitnya perizinan disebabkan sistem pengelolaan waduk. “Pengelola Rawa Pening ada delapan Kementerian di dalamnya, itu yang membuat investor asing mundur. Karena secara birokrasi perizinannya sulit,” tuturnya.

Kemarin, terlihat beberapa petugas dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana sibuk melakukan pembersihan enceng gondok di waduk Rawa Pening menggunakan alat berat. Enceng gondok merupakan tanaman hama yang menjadi masalah klasik bagi pembenahan waduk tersebut.

Pengerukan enceng gondok oleh petugas, dilakukan di bibir waduk tepatnya di Jembatan Biru. Pengerukan menggunakan alat berat Dreger. Enceng gondok tersebut ditarik dan dipindah ke dataran terdekat.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Ruhban Ruzziyatno saat di lokasi mengatakan pembersihan serupa harus dilakukan setiap hari. Mengingat populasi enceng gondok di waduk sudah sangat memperihatinkan. “Setiap hari eceng gondok di Rawa Pening wajib dibersihkan karena tiap hari bisa tumbuh satu hektare enceng gendok,” kata Ruhban.

Pihaknya menyiapkan alat berat Dreger untuk proses pembersihan enceng gondok. Selain itu, proses pembersihan bisa dilakukan dengan kendaraan Aquatic Weed Harvester yaitu mendorong enceng gondok ke tepi waduk. Setelah berada di pinggir waduk, tumbuhan ini langsung dikeruk menggunakan eskavator ke darat.

Ruhban mengatakan pembersihan eceng gondok di Rawa Pening ini memang harus dilakukan. “Rawa Pening merupakan satu dari 15 waduk di Indonesia yang mendapat perhatian khusus, karena multifungsi sehingga perlu terus dibersihkan,” ujarnya.

Dia memaparkan sejumlah fungsi Rawa Pening yakni untuk budidaya ikan, air baku hingga tempat wisata. “Enceng gondok juga kerap digunakan untuk kerajinan tetapi penggunaannya masih sedikit, sehingga limpahan enceng gondok lainnya wajib dibersihkan,” katanya.

Pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan pihak Pemkab Semarang untuk pembuangan tumbuhan hama ini. Supaya Pemkab Semarang segera menyediakan tempat khusus untuk pembuangan enceng gondok dari Waduk Rawa Pening. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berkas 14 Tersangka Akpol Dilimpahkan

SEMARANG- Berkas perkara 14 tersangka taruna tingkat III Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang yang diduga menganiaya Brigadir Taruna Dua Muhammad Adam hingga tewas telah dilimpahkan...

Bukan Berbagi “Kue” Pembangunan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Masyarakat diminta memanfaatkaan masa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Jateng yang dibuka pada Jumat (9/2) hari ini. Mereka diharapkan menyampaikan usulan sesuai...

Pemkab Semarang Dinilai Ceroboh

SEMARANG - Terungkapnya draf Raperda Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Semarang yang menjiplak alias copy paste (copas) Perda Kota Magelang mendapat perhatian Sekda Jateng Sri Puryono. Dijelaskan,...

Balap Liar, 12 Remaja Diamankan

SALATIGA-Aksi balap motor liar di jalan tol Bawen–Salatiga yang belum diresmikan. tepatnya di daerah Plumpungan, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga telah menggangu...

Kosgoro Kutuk Teror Bom di Surabaya

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Kosgoro 1957 mengutuk keras kejadian teror bom di Surabaya yang terjadi secara beruntun dalam dua hari terakhir ini. Termasuk, meledaknya bom...

Bank dan Rumah Warga Dilumat Api

JOGJA- Si jago merah, Jumat (3/11) kemarin, pukul 09.30, melahap sebagian bangunan Bank BTPN di Bintaran Tengah No 15 Mergangsan, Kota Yogyakarta. Dugaan sementara,...