Limbah Bisa Jadi Sumber Energi

676
KELOLA LIMBAH: Elisabeth A Juniartie (kiri) saat memberikan presentasi di hadapan ratusan Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 bagi Pelaku Usaha di Hotel Laras Asri, kemarin. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
KELOLA LIMBAH: Elisabeth A Juniartie (kiri) saat memberikan presentasi di hadapan ratusan Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 bagi Pelaku Usaha di Hotel Laras Asri, kemarin. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Belum semua perusahaan melakukan pengelolaan limbah dengan benar. Padahal, jika dilakukan dengan benar ternyata bisa mendapatkan keuntungan dan mengurangi beban pengolahan limbah, khususnya bahan berbahaya dan beracun (B3).

“Model pengolahan limbah dengan landfill atau mengumpulkan limbah, sekarang sudah mulai ditinggalkan. Saat ini yang dilakukan adalah dengan sistem 3R yakni reuse, reduce, reclyce. Dan itu sudah dilakukan ratusan perusahaan di Indonesia,” jelas Direktur PT Teknotama Lingkungan Internusa (TLI) Elisabeth A Juniartie di hadapan ratusan perwakilan perusahaan dalam acara Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 bagi Pelaku Usaha di Hotel Laras Asri, kemarin. Kegiatan digelar bersama antara PT TLI dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah.

Dijelaskan dia, limbah yang dikelola dengan baik, sebenarnya justru bisa menjadi sumber energi yang baru. Namun diakui, banyak perusahaan yang enggan melakukan karena dibutuhkan biaya dan itu mengurangi keuntungan perusahaan. “Meski yang bekerja sama dengan kami sudah mencapai 500-an perusahaan, namun masih banyak juga yang belum melakukannya,” jelas dia.

Sementara di hari pertama, Rajimun Muslihudin dari Kementerian Lingkungan Hidup menyampaikan tentang tatacara pelaporan kinerja pengelolaan limbah B3 secara elektronik online dengan aplikasi yang dinamakan siraja limbah online. Dipapar pula tata cara atau prosedur permohonan username dan password implementasi si raja limbah online dan untuk manifes elektronik.

General Affair PT Kievit Indonesia – Salatiga, Agus Subekti, 38, salah satu peserta mengatakan, sangat mendukung kegiatan ini. Pasalnya dengan mengikuti kegiatan ini pihaknya mendapat pengetahuan mengenai pelaporan online tentang pengelolaan limbah B3. “Manfaat lain, dari acara tersebut adalah dapat saling berbagi informasi antar perusahaan di Jawa Tengah dalam pengelolaan dan pemanfaatan limbah B3,” jelasnya. (sas)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here