Lepas 40 Ribu Benih Ikan

450
PEDULI LINGKUNGAN: Ribuan benih ikan air tawar dilepas di Sungai Progo untuk menjaga ekosistem di sungai tersebut. (Agus Hadianto/Radar Kedu)
PEDULI LINGKUNGAN: Ribuan benih ikan air tawar dilepas di Sungai Progo untuk menjaga ekosistem di sungai tersebut. (Agus Hadianto/Radar Kedu)

MAGELANG – Sebanyak 40.000 benih ikan ditebar aliran sungai Progo, Selasa (21/03). Penebaran ini bertujuan untuk menjaga ekosistem ikan di aliran sungai Progo yang kini semakin berkurang.

Kepala Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar (BPBIAT) Muntilan UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng Bambang Pramono Setyo menjelaskan, sungai di Jawa Tengah, khususnya Kota dan Kabupaten Magelang, saat ini mengalami degradasi ikan. “Sungai di Jawa Tengah miskin pasokan ikan. Hal ini disebabkan karena ekosistem sungai sudah tercemar baik karena limbah maupun penangkapan yang menggunakan racun atau listrik. Sehingga habitat ikan mulai terganggu dan tidak berkembang,” beber Bambang.

Otomatis, jumlah ikan semakin berkurang dan tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Bahkan, beberapa jenis ikan asli daerah semakin langka. “Untuk ikan beong khas sungai progo juga semakin langka,” katanya.

Namun demikian, untuk menjaga pasokan ikan di sungai, pihaknya sudah melakukan upaya penebaran benih di sejumlah daerah. Contohnya, di Rawa Pening Kabupaten Semarang, sudah ditebar benih betutu dan gabus.

Terpisah, Ketua Panitia Dies Natalis ke-3 Universitas Tidar Magelang Agus Suprapto menjelaskan, penebaran benih ikan merupakan rangkaian kerjasama Untidar dengan Dinas Peternakan dan Kelautan Kota dan Kabupaten Magelang. “Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat. Benih yang disebar berjumlah 40.000 terdiri dari ikan nila hitam, ikan nila merah, ikan tawes, karper dan mas,” kata Agus. (cr3/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here