Sewa Stadion Terlalu Mahal

544
SEPI PEMINAT: Salah satu bagian dari tribun di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang. (DOK RADAR KEDU)
SEPI PEMINAT: Salah satu bagian dari tribun di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang. (DOK RADAR KEDU)

MAGELANG – Sewa lapangan sepak bola di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang dinilai terlalu mahal. Minat masyarakat untuk menyewa sangat minim. Selama 3 bulan di 2017 ini, baru ada 5 pemakaian.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Magelang Yonas Nusantrawan menjelaskan, tarif yang ditetapkan untuk latihan biasa tanpa suporter sebesar Rp 750 ribu per dua jam pemakaian. Tahun lalu, tarif sewa untuk waktu yang sama hanya Rp 400 ribu. Saat menggunakan tarif lama, hampir setiap akhir pekan, stadion dipakai untuk latihan.

“Meskipun tarifnya Rp 400 ribu, itu sebenarnya untuk kategori sosial, bukan latihan,” katanya Senin (20/3).

Ketua Kominte Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Magelang Supriyadi menyayangkan tarif sewa yang terlalu tinggi. Ia berharap tarif bisa disesuaikan dengan kemampuan masyarakat Magelang. “Masih banyak yang amatiran. Berat kalau harus bayar segitu,” keluh Supriyadi.

Yonas menyadari, animo masyarakat menggunakan stadion cukup tinggi, namun dihadapkan dengan mahalnya tarif, mereka merasa terbebani. “Kami akan evaluasi dan berupaya menyesuaikan tarif,” imbuhnya.

Dinas PUPR sedang menyusun draf peraturan wali kota tentang tarif sewa Stadion Moch Soebroto. Draf tersebut akan diserahkan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Biro Hukum. “Penyesuaian tarif kemungkinan akan turun ke Rp 400 ribu atau Rp 450 ribu,” ungkapnya. Tapi ia tidak berani memastikan kapan tarif baru itu akan diterapkan.

Jika besaran sewa lapangan di angka itu, Yonas optimistis tingkat pemakaian akan meningkat. Terlebih, pihaknya juga memiliki target pendapatan mencapai lebih dari Rp 80 juta per tahun. “Kalau kondisinya seperti saat ini, target tidak bisa tercapai,” tuturnya.

Yonas menambahkan, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito sangat berkomitmen terhadap peningkatan prestasi olahraga. Terutama, para atlet yang potensial di cabang olahraga (cabor) sepak bola, atletik, maupun cabor lainnya. “Karena itu, adanya stadion dengan beragam fasilitas di dalamnya diharapkan dapat memacu prestasi atlet-atlet kita,” tandasnya. (put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here