Pelanggar Diminta Baca Al Fatehah dan Pancasila

Operasi Simpatik Pakai Baju Adat

446
HUMANIS: Kabagops Kompol Sutomo dengan mengenakan baju adat memimpin operasi simpatik di Alun-Alun Kota Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HUMANIS: Kabagops Kompol Sutomo dengan mengenakan baju adat memimpin operasi simpatik di Alun-Alun Kota Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Ada yang menarik dalam operasi simpatik yang digelar Satlantas Polres Demak, kemarin (20/3). Tidak seperti biasanya, Kabagops Kompol Sutomo memimpin operasi dengan pakaian adat ala Sunan Kalijaga. Selain mengenakan blankon di kepala, juga menggunakan pakaian motif garis cokelat.

Kabagops Kompol Sutomo mengatakan, operasi yang dilakukan di Alun-Alun Demak tersebut menyasar pengendara yang tidak membawa SIM, STNK atau surat kelengkapan lainnya. Mereka yang ketahuan tidak lengkap surat-suratnya diminta membaca surat Al Fatehah bagi yang muslim dan membaca Pancasila bagi yang non muslim.

“Dalam operasi yang akan berakhir besok malam ini, kita sifatnya hanya mengingatkan kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati dalam berlalulintas. Ini dilakukan untuk menekan angka lakalantas di jalan raya,”katanya.

Dalam operasi ini, petugas berhasil menjaring pengendara tanpa SIM sebanyak 3 orang pengendara. Kemudian, yang tidak bawa STNK sebanyak 2 orang pengendara serta STNK sudah kedaluwarsa atau mati sebanyak 2 orang pengendara. Meski demikian, STNK tersebut dapat langsung diperpanjang di lokasi operasi simpatik. Pelayanan langsung dilakukan Samsat keliling dan dipermudah tanpa membawa KTP. “Dalam operasi simpatik ini kita juga berikan doorprize berupa bolpoin dan juga teh kotak,”ujarnya.(hib/aro)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here