Kecelakaan Karambol, 4 Mobil dan 3 Motor Ringsek

806
RINGSEK : Mobil Toyota Calya dan Toyota Innova ringsek setelah terlibat kecelakaan karambol yang melibatkan empat mobil dan tiga sepeda motor di Jalan Arteri Kaliwungu, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RINGSEK : Mobil Toyota Calya dan Toyota Innova ringsek setelah terlibat kecelakaan karambol yang melibatkan empat mobil dan tiga sepeda motor di Jalan Arteri Kaliwungu, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Kecelakaan karambol yang melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Jalan Arteri Kaliwungu, Kendal. Kecelakaan melibatkan empat mobil dan tiga sepeda motor, satu di antaranya adalah mobil ambulan yang tengah mengangkut  jenazah. Tidak ada korban jiwa. Tapi akibat kecelakaan tersebut, satu korban mengalami luka parah dengan patah kaki. Selain itu, tiga mobil ringsek bagian depan.

Empat motor yang terlibat kecelakaan karambol yakni satu unit mobil Toyota Calya masih baru dengan nomor plat putih H 9000 XX. Selain itu Toyota Avanza H 8847 HW yang dikemudian Mat Solikhin dan Ambulance Suzuki APV bernopol D 9943 AD yang tengah mengangkut jenazah. Satu mobil lainnya adalah Toyota Innova bernopol D 1373 NB.

Kecelakaan diduga akibat pengemudi mobil Toyota Calya, Budi Setiono, warga Rowobelong RT 4 RW1 Batang mengantuk saat melintas di Jalan Arteri Soekarno-Hatta, Ruas Desa Mororejo, Kaliwungu. Toyota Calya melaju kencang dari arah timur, saat sampai di lakosi kejadian ia menabrak mobil Toyota Avanza.

“Mobil saya ditabrak dari belakang, trus saya berhenti. Ternyata pengemudi Calya Merah tidak berhenti, justru tetap melaju kencang dan banting setir ke kanan dan akhirnya menabrak median jalan setinggi 30 sentimeter,” kata Mat Solikhin, warga Semarang.

Tidak cukup menabrak Avanza dan median jalan, mobil Calya merah juga menabrak Ambulan Suzuki APV yang dalam perjalanan dari Bandung ke Magelang. “Ditabrak bagian bodi mobil hingga Ambulan ringsek karena benturan yang begitu keras,” jelasnya.

Calya Merah baru berhenti setelah menabrak mobil Toyota Innova yang dikemudikan Vian Sundaryono, warga Bandung. Mobil Calya merah  mengalami kerusakan parah. Mesin mobil bagian depan rusak parah. Begitupun Innova juga mengalami kerusakan parah.

“Akibat tabrakan tersebut, tiga motor yang di belakang mobil Innova kehilangan kendali karena tidak bisa berhenti mendadak. Tiga motor menabrak Innova, satu di antaranya mengalami luka parah dengan kaki patah,” tandasnya.

Korban luka parah, atas nama Siti Rochmah, warga Desa Gondang, Kendal. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soewondo, Kendal.

Hal senada dikatakan Ricky Jati Kusuma, salah satu penumpang ambulans. Ia menambahkan jika saat itu, ia tengah berada dalam mobil ambulan menunggui jenazah ayahnya bersama ibunya.

“Kami dari Bandung pukul 11 malam. Rencananya kami mau membawa jenazah ke Magelang untuk dikebumikan. Sempat berhenti sejenak untuk salat subuh di masjid, terus jalan lagi. Saat sampai lokasi, mobil ditabrak, hingga ringsek,” tuturnya.

Ia mengaku dirinya dan ibunya kaget dan panik setelah mobil ditabrak. Semua penumbang ambulan hendak keluar. Tapi, tidak bisa keluar karena pintu belakang rusak akibat tergencet. “Akhirnya kami keluar melalui pintu depan sopir,” akunya.

Kasat Lantas Polres Kendal AKP Agus Triyono mengatakan kecelakaan karambol melibatkan empat mobil dan tiga sepeda motor. “Dua pengendara sepeda motor mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit,” katanya.

Jenazah dari mobil ambulans yang ringsek samping kanannya ini dievakuasi ke mobil ambulans milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kendal, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Magelang. Dua mobil derek dikerahkan untuk mengevakuasi mobil yang terlibat kecelakaan karambol agar arus lalu lintas tidak macet. Sopir mobil Calya diamankan di Mapolres Kendal. Sedangkan tiga sepeda motor diangkut mobil patroli Polres Kendal. Kasus kecelakaan karambol ini masih dalam penanganan Satuan Lalu Lintas Polres Kendal.

“Petugas sudah melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi dan korban. Selain itu, telah melakukan olah TKP. Sementara kasus ini masih kami dalami, untuk mengetahui penyebab kejadian kecelakaan,” tuturnya. (bud/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here