Banyak Anak Tidak Bisa Menggosok Gigi dengan Benar

625
BIAR SEHAT: Siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga diminta menunjukkan cara menggosok gigi yang benar.
BIAR SEHAT: Siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga diminta menunjukkan cara menggosok gigi yang benar.

SALATIGA – Sekitar 50 persen anak–anak, setiap harinya selalu mengonsumsi makanan manis. Ironisnya, di Indonesia, hanya ada 2 persen anak yang bisa menggosok gigi dengan benar. Akibatnya, saat ini banyak anak yang sudah mengalami sakit gigi akibat gigi berlubang.

“Dari jumlah anak yang ada, hanya 25 persen yang mau berobat ke dokter jika sakit,” terang Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Salatiga drg Budi Wibowo di sela peringatan World Oral Health Day (Hari Kesehatan Mulut se-Dunia) di SD Muhammadiyah Plus, Senin (20/3).

Budi berharap, masyarakat menjadikan upaya menjaga kesehatan mulut sebagai bagian dari kesadaran. Mulai dari anak–anak, sejak dini harus sudah diajarkan untuk mengetahui pentingnya kesehatan gigi dan mulut.

Sementara untuk tenaga dokter gigi di Salatiga, Budi mengakui, memang masih kurang banyak meski tidak sampai kekurangan. Jumlah dokter gigi di Salatiga mencapai sekitar 30 dokter, namun yang membuka praktik hanya sekitar 20 orang. Budi sendiri tercatat sebagai dokter di RSUP dr Kariadi Semarang.

Sementara itu, ratusan siswa mendapatkan pengetahuan mengenai gigi dari para dokter. Secara bergantian, drg Tammi, drg Rena, drg Nirmalinda dan drg Floren memberikan penjelasan kepada para siswa mengenai cara menggosok gigi yang benar. Termasuk juga waktu yang tepat untuk menggosok gigi.

“Gosok gigi bisa dilakukan sehari dua kali. Waktu yang terpenting adalah sebelum tidur untuk menghilangkan sisa kotoran makanan yang bisa menjadi sarang kuman,” jelas Tammi. Selain itu juga cara menggosok gigi yang harus sesuai dengan arah pertumbuhan gigi sehingga bisa bersih maksimal.

Setelah paparan, siswa diajak bersama–sama praktik cara gosok gigi yang benar. Para dokter juga memeriksa gigi dan dalam waktu 21 hari ke depan akan dilakukan evaluasi mengenai kebersihan gigi anak. (sas/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here