33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Banyak Anak Tidak Bisa Menggosok Gigi dengan Benar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SALATIGA – Sekitar 50 persen anak–anak, setiap harinya selalu mengonsumsi makanan manis. Ironisnya, di Indonesia, hanya ada 2 persen anak yang bisa menggosok gigi dengan benar. Akibatnya, saat ini banyak anak yang sudah mengalami sakit gigi akibat gigi berlubang.

“Dari jumlah anak yang ada, hanya 25 persen yang mau berobat ke dokter jika sakit,” terang Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Salatiga drg Budi Wibowo di sela peringatan World Oral Health Day (Hari Kesehatan Mulut se-Dunia) di SD Muhammadiyah Plus, Senin (20/3).

Budi berharap, masyarakat menjadikan upaya menjaga kesehatan mulut sebagai bagian dari kesadaran. Mulai dari anak–anak, sejak dini harus sudah diajarkan untuk mengetahui pentingnya kesehatan gigi dan mulut.

Sementara untuk tenaga dokter gigi di Salatiga, Budi mengakui, memang masih kurang banyak meski tidak sampai kekurangan. Jumlah dokter gigi di Salatiga mencapai sekitar 30 dokter, namun yang membuka praktik hanya sekitar 20 orang. Budi sendiri tercatat sebagai dokter di RSUP dr Kariadi Semarang.

Sementara itu, ratusan siswa mendapatkan pengetahuan mengenai gigi dari para dokter. Secara bergantian, drg Tammi, drg Rena, drg Nirmalinda dan drg Floren memberikan penjelasan kepada para siswa mengenai cara menggosok gigi yang benar. Termasuk juga waktu yang tepat untuk menggosok gigi.

“Gosok gigi bisa dilakukan sehari dua kali. Waktu yang terpenting adalah sebelum tidur untuk menghilangkan sisa kotoran makanan yang bisa menjadi sarang kuman,” jelas Tammi. Selain itu juga cara menggosok gigi yang harus sesuai dengan arah pertumbuhan gigi sehingga bisa bersih maksimal.

Setelah paparan, siswa diajak bersama–sama praktik cara gosok gigi yang benar. Para dokter juga memeriksa gigi dan dalam waktu 21 hari ke depan akan dilakukan evaluasi mengenai kebersihan gigi anak. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ratusan Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Indonesia Power bekerjasama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jateng menggelar pengobatan gratis di RW IX Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, kemarin. Ratusan warga...

Pejabat Pemkab Wajib Penuhi LHKPN

KAJEN-Seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Pekalongan diwajibkan melaporkan harta kekayaan yang dimilikinya untuk memenuhi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) ke KPK. Kewajiban tersebut...

Sejarah Singkat SMKN 7 Purworejo

RADARSEMARANG.COM - SMK Negeri 7 Purworejo merupakan sekolah yang berada di Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Awal mula berdiri sekolah ini pada 2004. Waktu...

Berjoget di Sela Membantu TMMD

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Keceriaan warga selalu terpampang saat membantu para Satgas TMMD menyelesaikan pemasangan dinding RTLH, yang menjadi salah satu sasaran TMMD Reguler ke-102...

Belajar Mencintai Makanan Tradisional

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA- Menyambut Hari Gizi Nasional ke-58, SD Muhammadiyah Plus Salatiga menggelar Market Day Membudayakan Makanan Tradisional. Dengan menghadirkan 16 stan makanan dan minuman...

Pengukuhan Pengurus FKSB

RADARSEMARANG.COM - EXPO Kegiatan Ormas akan digelar 15-16 Maret 2018 di DP Mal Semarang. Acara akan dibuka oleh Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti...