Tanam Mangrove dan Cemara di Pesisir Sayung

534
CEGAH ABRASI: Peserta kemah lingkungan hidup OISCA saat menanam pohon cemara di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEGAH ABRASI: Peserta kemah lingkungan hidup OISCA saat menanam pohon cemara di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Para aktivis pecinta lingkungan hidup yang tergabung dalam OISCA (The Organization for Industrial Spiritual and Cultural Advancement) Jepang bersama Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Demak    menanam pohon cemara dan ribuan batang mangrove di pesisir pantai Sayung, tepatnya di halaman SDN 1 Bedono, Desa Bedono. Penanaman ini juga diikuti para peserta kemah lingkungan hidup sebanyak 406 peserta. Mereka adalah para siswa dari tingkat SD, SMP dan SMA se-Kecamatan Sayung.

Koordinator OISCA Demak, Ali Mahmud, mengungkapkan, aksi tanam ini merupakan rangkaian dari kegiatan kemah, yang juga disertai bersih-bersih sampah di pesisir pantai tersebut. “Ada 20 batang cemara dan 2 ribu mangrove yang kita tanam,”katanya.

Dia menjelaskan,  penanaman ini dilakukan sebagai upaya memberikan pembelajaran merawat dan mencintai lingkungan terhadap para peserta kemah lingkungan tersebut. “Selain mengajari menanam, juga membersihkan lingkungan dari tumpukan sampah,”ujarnya.

Kabid Pengendalian Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Demak, Harso Budiyatno, menuturkan, penanaman pohon cemara dan mangrove dibutuhkan agar dampak abrasi dapat dikendalikan. “Aksi tanam pohon mangrove akan kita lakukan terus bersama elemen organisasi dan masyarakat pecinta lingkungan lainnya,”ujarnya.

Pamong Instruktur Krida Saka Kalpataru Dinas LH Demak, Moch Syafril Jalal, menambahkan, kemah lingkungan hidup tersebut dinilai sangat penting dalam membentuk karakter peserta supaya mencintai lingkungan. (hib/aro)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here