Seribu Pelajar Adu Kreasi Resep

334
UNJUK KREATIVITAS : Peserta menunjukkan sajian hasil kreativitas mereka dalam mengolah mie menjadi sajian unik. (NURUL PRATIDINA/JAWAPOS RADAR SEMARANG)
UNJUK KREATIVITAS : Peserta menunjukkan sajian hasil kreativitas mereka dalam mengolah mie menjadi sajian unik. (NURUL PRATIDINA/JAWAPOS RADAR SEMARANG)

SEMARANG–Seribu pelajar dari sejumlah sekolah adu kreativitas menciptakan sajian unik dengan bahan dasar Indomie, di SMKN 1 Bawen, akhir pekan lalu. Ajang bertajuk #IndomieUniqmie ini sebagai upaya memantik kreativitas dan minat masyarakat dalam mengembangkan bisnis kuliner.

Ya, sesuai dengan tajuk acara, para remaja ini menampilkan sajian unik dan menarik. Di antaranya sajian Mie Telju yang terinspirasi dari sajian favorit pecinta mie, Kroket Mie sampai Soes Mie dengan tampilan yang penuh warna.

“Pembuatan tidak begitu lama. Soes dikombinasikan dengan mie, ya memang agar unik, tapi citarasa tetap diperhatikan dari adonan soes dan mie-nya,” ujar salah seorang peserta, Panji Satria.

Branch Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Noodle Division Cabang Semarang, Devie Permana mengatakan bahwa beberapa waktu terakhir mulai berkembang kedai-kedai modern dengan bahan dasar mie instan.

“Sambutan masyarakat pun cukup baik. Oleh karena itu, bertepatan dengan perayaan 45 tahun kehadiran Indomie, kami gelar acara ini. Kami mengajak masyarakat untuk membuat beraneka sajian unik,” ujarnya.

Kompetisi ini, lanjutnya, terbuka untuk semua kalangan. Setiap peserta diberi kebebasan dalam menciptakan resep yang unik dan orisinil, baik berupa masakan Indonesia maupun internasional atau berupa fusion food.

Sebelumnya, juga telah digelar acara serupa di Medan, Jogjakarta, Malang dan Makassar. Di tiap kota tersebut, para pengunjung dapat menikmati sajian resep karya Nicky Tirta, juga rangkaian acara menarik lainnya. “Puncaknya, 5 resep terbaik dari seluruh Indonesia akan diadu pada Grand Final di Bandung. Kompetisi ini memperebutkan hadiah total sebesar Rp 300 juta,” ujarnya.

Kepala SMKN 1 Bawen, Jumeri menambahkan, pihaknya menyambut baik kerjasama dari dunia usaha ini. Karena hal ini sebagai salah satu bentuk usaha dalam mengasah kreatifitas anak didik. “Kami merupakan sekolah kejuruan, jadi praktik langsung dengan kerjasama dengan dunia usaha banyak dibutuhkan untuk meningkatkan ketrampilan para siswa,” ujarnya. (dna/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here