Mahesa Jenar Berikan Perlawanan Maksimal

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SURABAYA-Tim PSIS Semarang akhirnya harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0 dalam laga uji coba kedua yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu sore (19/3) kemarin.

Gol semata wayang tuan rumah dicetak oleh Rahmat Irianto melalui titik putih di menit ke-84. Kemenangan Persebaya sekaligus revans atas hasil laga uji coba sebelumnya dimana PSIS mampu unggul 1-0 di Stadion Jatidiri Semarang Minggu (12/3) lalu.

Duel klasik dua tim sarat sejarah kemarin benar-benar menyedot perhatian. Tak kurang dari 50.000 penonton memadati GBT. Kedua tim juga menurunkan skuad terbaik mereka untuk bisa meraih hasil positif dalam laga yang meski hanya berlabel uji coba.

Head Coach PSIS mencoba skema baru di laga kemarin. Tampil dengan formasi 3-4-3, pelatih asal Pasuruan itu menurunkan trio bek tengah sekaligus yaitu Anhar Latif, Haudi Abdillah dan M Rio Saputra.

Kemudian di tengah tim berjuluk Mahesa Jenar menurunkan Taufik Hidayat, Saddam Sudarma Hendra, M Yunus dan Safrudin Tahar. Kemudian trio Hari Nur Yulianto, Johan Yoga Utama dan Juni Riyadi bertugas membongkar pertahanan tuan rumah.

Di babak pertama anak-anak PSIS mampu tampil cukup disiplin. Lini serang Persebaya yang dikomandoi Rendi Irawan sempat frustasi membongkar pertahanan Mahesa Jenar. Alhasil babak pertama kedua tim harus puas bermain imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, coach Subangkit sedikit mengubah komposisi pemainnya. Dani Raharjanto dimasukkan untuk menggantikan peran Juni Riyadi di sektor sayap Mahesa Jenar. Begitu juga di kubu tuan rumah. Enam pergantian dilakukan oleh coach Iwan Setiawan dengan harapan Persebaya bisa segera mengubah skor 0-0.

Laga yang berlangsung dengan tensi tinggi kemarin sempat terhenti sekitar 10 menit di menit ke-69 lantaran asap flare yang dinyalakan oleh publik tuan rumah cukup mengganggu jalannya pertandingan.

Petaka bagi PSIS dimulai dari menit ke-79. Tim Mahesa Jenar harus keluar dari tekanan tuan rumah dengan berharap pada 10 pemain lantaran bek Anhar Latif diusir wasit dengan kartu kuning kedua setelah dianggap melakukan pelanggaran keras.

Benar saja, tuan rumah semakin tampil menekan setelah unggul jumlah pemain. Coach Subangkit sempat memasukan dua tenaga baru yaitu Ahmad Agung dan pemain anyar mereka Erik Dwi, meskipun tidak terlalu membantu di sisa laga.

Gol yang ditunggu tuan rumah akhirnya datang di menit ke-84 setelah tembakan penalti Rachmat Irianto gagal dibendung oleh kiper PSIS, Aji Bayu Putra. Keunggulan tuan rumah 1-0 bertahan hingga laga usai.

Head Coach PSIS, Subangkit mengaku cukup puas atas kerja keras timnya sepanjang laga kemarin, meski secara hasil tim Mahesa Jenar harus mengakui keunggulan Persebaya 1-0.

“Anak-anak mampu menjalankan skema dengan baik meski sore tadi (kemarin, red) kami bermain menggunakan formasi baru dengan tiga bek,” beber pelatih yang musim lalu menukangi Mitra Kukar FC.

Coach Subangkit juga memuji kualitas mental bertanding Johan Yoga dkk yang menunjukkan perkembangan cukup signifikan. “Tekanan pertandingan seperti ini yang kami harapkan, baik dari dalam lapangan maupun tekanan penonton tandang,” sambungnya.

Di kubu tuan rumah, hasil kemenangan kemarin tentu cukup membuat head coach Iwan Setiawan puas. “Tapi dari hasil pertandingan tadi (kemarin, red) juga ada evaluasi yang perlu kami benahi,” bebernya. (bas/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -