Mengonsumsi Healthy Food Jadi Gaya Hidup

3222
TAK BIKIN GEMUK: Chef Heri, Executive Chef Hotel Louis Kienne Pandanaran menunjukkan maknan sehat hasil olahannya. (NURCHAMIM/JAWAPOS RADAR SEMARANG)
TAK BIKIN GEMUK: Chef Heri, Executive Chef Hotel Louis Kienne Pandanaran menunjukkan maknan sehat hasil olahannya. (NURCHAMIM/JAWAPOS RADAR SEMARANG)

DEWASA ini dunia kuliner di Indonesia berkembang cukup pesat. Berburu kuliner lezat bahkan menjadi tren. Tak sulit, karena di setiap daerah menyediakan berbagai makanan enak. Masyarakat cenderung kurang memperhatikan apakah makanan tersebut baik untuk tubuh kita, atau tidak mengganggu kesehatan kita.

Namun bila diamati, saat ini mulai marak masyarakat yang berpola hidup sehat. Salah satu yang dilakukan adalah mengonsumsi makanan sehat, selain berolahraga dan bergaya hidup sehat. Untuk makanan sehat, tak sedikit restoran yang menyediakan makanan sehat, bahkan bisnis katering juga banyak yang menawarkan makanan sehat untuk dikonsumsi sehari-hari. Seperti apakah makanan sehat?

Executive Chef Hotel Louis Kienne Pandanaran Chef Heri menjelaskan, makanan sebaiknya tak sekadar lezat, tapi juga sehat. Harus diperhatikan dua hal, yakni bahan makanan serta penyajiannya. Chef Heri mengatakan, Hotel Louis Kienne Pandanaran menyediakan beberapa menu yang masuk dalam kategori makanan sehat atau healthy food. “Sekarang ini kan banyak yang nggak suka makanan olahan, orang lebih suka makanan yang baik untuk tubuh,” ungkap Chef kelahiran Demak.

Dari segi terminologi, makanan sehat adalah makanan yang kandungan dari bahan bakunya bermanfaat bagi tubuh dan mengesampingkan rasa. seperti dua jenis Healthy Food yang ditawarkan oleh resto Hotel Louis Kienne, yakni appetizer dan main mourse.

Chef Heri menjelaskan, appetizer dan main course berupa Green Sesame Salad serta Brocoly with Nabati Beef dihadirkan dalam menu dalam upaya menyediakan makanan sehat bagi masyarakat kota Semarang khususnya pengunjung hotel Louis Kienne. “Secara garis besar keduanya memiliki manfaat yang sama, yaitu untuk menjaga pencernaan dan mencegah kegemukan buat yang takut gemuk,” ujarnya.

Kedua makanan yang dibanderol mulai harga Rp 68 ribu ini memiliki sejumlah bahan baku dengan kandungan serat yang tinggi dan baik untuk pencernaan. Serta membantu proses orang yang sedang menjalankan diet. Seperti dalam salad, hampir seluruh bahan bakunya berserat dari mulai tomat, kol ungu, bawang bombay hingga anchovy (ikan asin fermentasi) yang digunakan sebagai penyedap namun tidak dominan. “Namanya saja healthy food, kalau berharap rasanya enak ya jelas keliru. Karena semua bahan baku diolah secara alami tanpa digoreng dan hanya menggunakan minyak zaitun serta sedikit garam,” paparnya. (mg26/smu)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here