Dua Kali Ditolak, Ketiga Jadi Polisi

1966
Bripda Amelia Kurniawati (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Bripda Amelia Kurniawati (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MENJADI anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merupakan cita-cita Bripda Amelia Kurniawati. Gadis kelahiran Semarang 30 Agustus 1997 silam ini tak pernah putus asa, meski sudah dua kali mendaftar dan ditolak gara-gara persyaratan ketinggian badan.

“Tiga kali mendaftar baru keterima menjadi anggota Polri, yakni April 2015 lalu. Setelah itu, lanjut pendidikan tujuh bulan,” ungkap gadis yang akrab disapa Amel kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Lulusan SMAN 9 Semarang ini mengaku dua kali ditolak menjadi anggota Polri, alasannya tinggi badan belum memenuhi persyaratan. Yakni, minimal 160 sentimeter. “Daftar pertama, tinggi saya 159 sentimeter. Baru daftar, berkas langsung dikembalikan. Terus ikut pendaftaran lagi yang kedua, pas diukur kurang 0,5 sentimeter dari 160 sentimeter. Ditolak lagi,” candanya.

Meski demikian, Amel tak pernah putus asa untuk mewujudkan cita-citanya. Dia terus berjuang dengan cara berolahraga dan tetap optimistis cita-cita yang diimpikan sejak kecil terwujud. Hingga akhirnya, ia mendaftar ketiga kalinya, tinggi badannya sudah naik mencapai 160,5 sentimeter.

“Senang banget. Padahal petugas yang daftar sampai inget sama aku dan dicandain. Kemarin sudah gagal lagi, kok masih daftar lagi. Dalam hati saya, kan nggak ada aturannya, meski gagal dua kali atau tiga kali dan ikut daftar lagi,” kenangnya.

Setelah lolos pendaftaran dan pendidikan selama tujuh bulan, ia ditempatkan di bagian Reserse Narkoba di Polrestabes Semarang Pebuari 2016. Bahkan, ia selalu aktif turun di lapangan untuk mengikuti kegiatan razia narkoba. “Ya kalau pas cewek, saya yang memeriksa. Apalagi sekarang ini banyak anak remaja baik cowok maupun cewek yang memakai narkoba,” katanya.

Gadis yang tinggal di Pudakpayung Kecamatan Banyumanik ini menambahkan bahwa cita-citanya mendapat dukungan dari kedua orangtuanya. Sehingga tugas maupun kewajiban yang dijalankan sekarang ini, selalu mendapat doa demi perjalanan karirnya. “Orangtua saya selalu mendukung. Sehingga saya menjalankan tugas bisa tetap nyaman,” pungkasnya. (mha/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here