Dorong Semarang Bebas Korupsi

1725

SEMARANG – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kota Semarang memberangkatkan puluhan orang untuk mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Villa Nandani Bandungan, Kabupaten Semarang. Puluhan utusan tersebut dilepas oleh Anggota DPRD Komisi E Rusdyanto yang didampingi Theodorus Yosep Parera selaku Ketua Peradi Kota Semarang, di sekretariat Ruko Tri Lomba Juang lantai 3, Mugas Semarang, Sabtu (18/3) kemarin.

“Melalui acara ini, saya berharap GMPK dapat memberikan efek positif kepada masyarakat. Yakni, antar anggota bisa mengajak masyarakat melawan korupsi,” jelas Rusdyanto.

Sedangkan Theodorus Yosep Parera mengatakan bahwa korupsi akan tetap hidup, meski para penegak hukum berusaha sekuat tenaga memusnahkan tindakan tersebut. “Akan tetapi, kontrol utama ada pada diri sendiri dan kita gunakan kekuatan organisasi (GMPK) untuk membantu melawan korupsi,” tutur Theodorus.

Dalam acara yang bertema Bersama GMPK Wujudkan Semarang Hebat, Yosep Parera mengingatkan bahwa korupsi dapat menjadi budaya menakutkan jika tidak segera diberangus. “Melalui GMPK sebagai wadah/organisasi yang bersifat pengabdian anak bangsa, akan memerangi korupsi di segala aspek baik politik, ekonomi, hukum, sosial, dan budaya khususnya di Kota Semarang,” katanya.

Kepala Kesekretariatan GMPK Kota Semarang, Susana Fitriani Lado, menjelaskan bahwa agenda acara GMPK kali ini, menetapkan program kerja selama setengah periode kepemimpinan, pembahasan mengenai AD/ART, Malam Keakraban (Makrab) untuk lebih mendekatkan hubungan antar anggota, serta pengukuhan penghubung GMPK cabang Universitas Negeri Semarang (Unnes). “Pada intinya, GMPK siap mewujudkan Kota Semarang tanpa korupsi,” pungkasnya. (mg29/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here