Sering Tidak Masuk Tugas, Satu Polisi Dipecat

1842
PECAT: Proses pembacaan surat putusan Kapolda terkait pemecatan Briptu Sugi yang dihadiri anggota keluarganya saat apel pagi di Mapolres Semarang, kemarin
PECAT: Proses pembacaan surat putusan Kapolda terkait pemecatan Briptu Sugi yang dihadiri anggota keluarganya saat apel pagi di Mapolres Semarang, kemarin

.UNGARAN – Dipecatnya anggota Polres Semarang berpangkat Brigadir Satu (Briptu), dapat menjadi pelajaran bagi anggota yang lain. Briptu Sugi Handayani, 30, dipecat secara tidak hormat dari institusi kepolisian lantaran lebih dari 30 hari tidak masuk bertugas.

Kapolres Semarang, AKBP V Thirdy Hadmiarso mengatakan Sugi sudah tidak menjadi bagian dari institusi kepolisian terhitung sejak 28 Februari 2017. Pemecatan Sugi sendiri lantaran melanggar Pasal 14 ayat (1) huruf a Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian anggota Polri.

“Sesuai ketentuan otomatis yang bersangkutan langsung dikenai sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” tegas Thirdy, Jumat (17/3). Surat pemberberhentian sendiri dilakukan dan dibacakan saat apel pagi di halaman Polres Semarang.

Pada kesempatan tersebut, Sugi enggan hadir dan diwakilkan kepada keluarganya. Dikatakan Thirdy, sanksi tersebut akan menjadi pelajaran bagi semua jajaran Polres Semarang agar patuh dan taat kepada peraturan.

Selain tidak masuk berturut-turut selama lebih dari 30 hari, sanksi tersebut juga ditujukan kepada anggota yang kedapatan mengonsumsi atau terlibat kasus narkoba. “Kita perlu instrospeksi diri, jangan sampai terulang lagi seperti ini di Polres Semarang,” katanya.

Dijelaskan Kapolres, adapun proses dari PTDH sebenarnya membutuhkan waktu yang lama. Dikarenakan apa yang dilakukan oleh Sugi terjadi pada 2014. Sugi juga sudah mengikuti sidang disiplin di Polres Semarang pada 2015 lalu.

Putusan PTDH langsung diberikan oleh Kapolda Jawa Tengah, dengan nomor: Kep/340/II/2017 tertanggal 14 Februari 2017. “Kami segera melaksanakan keputusan itu, karena keputusannya baru turun. Yang bersangkutan tidak hadir, jadi penerimaan Keputusan Kapolda Jawa Tengah diwakilkan keluarganya,” katanya. (ewb/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here