Lingkungan Dieksploitasi, Warga Protes

2174
PROTES : Perwakilan warga Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal saat menemui anggota DPRD Kabupaten Batang. Mereka memprotes eksploitasi sungai di daerah tersebut. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
PROTES : Perwakilan warga Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal saat menemui anggota DPRD Kabupaten Batang. Mereka memprotes eksploitasi sungai di daerah tersebut. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG – Ratusan warga dari Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal, Batang, Jumat (17/3) pagi menggeruduk kantor DPRD Kabupaten Batang. Mereka melakukan protes terkait terlalu dieksploitasinya sumber daya alam di wilayah mereka. Sehingga dikhawatirkan akan merusak lahan pertanian di masa akan datang.

Perwakilan warga Brayo dipersilahkan memberikan laporan langsung kepada angota dewan. Mereka langsung ditemui Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batang Nur Untung Slamet dan Nur Cahyaningsih.

Dalam pertemuan tersebut, warga dengan tegas menyampaikan keberatannya atas Perda RTRW terkait wilayah mereka untuk galian C. Untuk itu, warga mendesak agar anggota dewan selaku wakil mereka bisa mewakili mereka menolak dengan tegas adanya kegiatan eksploitasi alam terutama di sungai Kecamatan Wonotunggal yang akhirnya akan semakin merugikan warga.

Pasalnya, dari kegiatan eksploitasi sungai yang sebelumnya dilakukan, para pengusaha tambang tidak mau bertanggungjawab dan membuat kondisi sungai rusak, hingga merugikan warga yang mayoritas petani.

“Kami melakukan protes ini, sebelum Raperda RTRW tentang wilayah kami ditetapkan. Karena akan dijadikan lokasi pertambangan golongan C. Kami meminta segera direvisi Raperda tersebut,” jelas Parwito, perwakikan warga. Pihaknya mengancam akan melakukan aksi lebih besar, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Perwakilan DPRD Batang, Slamet Nur Untung mengatakan, akan menerima usul warga dan dibawa ke dewan untuk pertimbangan. “Terkait tuntutan warga, kami akan berusaha sebaik mungkin dan akan menyampaikan ke dewan yang terhormat,” ujarnya.

Aksi warga tersebut turut dikawal ketat 1 SST Dalmas dari Polres Batang. Hingga menjelang pukul 10.00. Setelah dilakukan diskusi oleh perwakilan warga, pendemo langsung bubar dengan tertib. (han/ric)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here