Cuci Tangan Cegah Tertular Penyakit

1743
ANTISIPASI SAKIT : Pengunjung rumah sakit dan penunggu pasien menirukan gerakan mencuci tangan yang baik.
ANTISIPASI SAKIT : Pengunjung rumah sakit dan penunggu pasien menirukan gerakan mencuci tangan yang baik.

WONOSOBO – Pentingnya mencuci tangan (hand hygiene) sejauh ini belum sepenuhnya disadari oleh masyarakat yang berkunjung ke rumah sakit. Padahal, tangan yang tidak bersih memperbesar kemungkinan seseorang tertular berbagai penyakit. Baik yang datang dari pasien maupun paparan bakteri rumah sakit.

“Secara logis, interaksi dengan orang di rumah sakit berpotensi terjadinya perpindahan kuman dan bakteri. Khususnya yang bisa pindah melalui tangan,” ungkap Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI RSI Wonosobo, Aan Rudiyanto, di sela mengajarkan cara mencuci tangan menggunakan cairan steril bagi pengunjung RSI Jumat (17/3).

Mengingat bahaya itulah, kata dia, para perawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Wonosobo terus berupaya untuk mendidik pengunjung agar terbiasa mencuci tangan. Baik sebelum maupun sesudah menjenguk pasien.

Dijelaskan, upaya promotif mengajak setiap pengunjung rumah sakit untuk membiasakan diri dengan hand hygiene ini dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-43 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

“Ini menjadi salah satu langkah kami dalam mengedukasi pengunjung, baik penunggu pasien, maupun pembesuk,” jelas Aan.

Disayangakan dia, meski selama ini pihak rumah sakit sudah menyediakan cairan pencuci tangan di setiap kamar maupun di sudut-sudut ruangan, namun masih banyak pengunjung tak memanfaatkannya secara optimal.

Padahal, proses hand hygiene sebenarnya sangat mudah dan tak lebih dari satu menit.

Misto, Wakil Ketua DPD PPNI Wonosobo menambahkan, kegiatan sosialisasi hand hygiene telah menjadi agenda nasional setiap peringatan PPNI tiba. Sosialisasi tersebut, dilakukan di hari yang sama oleh rumah sakit dan puskesmas se-Indonesia.

Dengan pola pembelajaran sederhana dan sudah disediakannya fasilitas untuk sterelisasi tangan di setiap rumah sakit, Misto mengaku optimistis hal itu akan mampu mengurangi penularan penyakit. (cr2/lis)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here