33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Tembakau Gorila Beredar via Online

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

BATANG – Maraknya peredaran tembakau dengan kandungan Narkoba, atau Tembakau Gorila ternyata sudah sampai di Kabupaten Batang. Peredaran tembakau memabukkan tersebut, diakui penggunanya didapat secara online dari bandar besar.

Hal tersebut terungkap saat Polres Batang menggelar perkara penangkapan 9 pelaku narkoba di wilayah hukumnya, Kamis (16/3). “Kami berhasil menangkap 9 orang tersangka, sejak bulan kemarin hingga sekarang. Berikut barang buktinya, berupa ribuan pil koplo hingga tembakau Gorila,” ucap Kapolres Batang AKBP Juli Agung.

Penangkapan tersebut diakui hasil  dari informasi masyarakat yang dapat dipercaya. Dari 8 TKP dan 8 Laporan. Adapun diantaranya 1 orang tersangka atas nama Krisdanto, 33,seorang sopir dengan kasus sabu, dengan barang bukti 4 paket siap edar. Kemudian 6 orang tersangka pil dextro dan heyxmer (1 tersangka dibawah umur) dengan barang bukti total 3. 917 dengan rincian,  3.626 pil dextro dan 291 pil heyxmer.

Serta 2 orang pengedar Tembakau Gorila, atas nama Nurul Huda, 23, sebagai pengedar dan Sabdho, 32,sebagai pemakai. Beserta 8 linting tembakau gorillanya, siap hisap.

Terkait tembakau Gorila, menurut Kapolres barang tersebut didapat para tersangka melalui pembelian secara online. Modus operandinya sama, karena juga dikirim ke daerah lain di Polda Jateng.

Dalam penangkapan tersangka polisi sudah punya cara, termasuk bareskrim biro dan jajaran satuan subdit tanfani. Yang memiliki tim cyber untuk pengawasan transakasi online.

Dijelaskan Kapolres, sebenarnya Tembakau Gorila merupakan tembakau biasa yang dijual di pasaran, namun yang kelas super. Kemudian diolah lagi, dengan disemprot cairan narkoba. Atau secara analisa forensik, kandungan secara ilmiah cairan tersebut turunan narkotika, katagori 87, 86 dan Abch Inaka. Kemudian dilinting manual dengan fapir, baru diedarkan dipasar.

“Kami bersyukur informasi dari Polri, pengedar utama tembakau Gorila ini sudah tertangkap di wilayah Polda Jatim. Dan ini sisa-sisa barangnya, yang diedarkan oleh anak buahnya,” jelas Kapolres.

Pelaku pengedar Tembakau Gorila sendiri, Huda mengakui penasaran dengan tembakau tersebut sehingga pesan via online. “Saya beli secara online,belum sempat konsumsi seperti apa rasanya. Langsung saya jual, per linting Rp 50 ribu, belinya dulu 8 linting seharga Rp 350 ribu,” jelasnya.

Atas perbuatan semua tersangka, Polres Batang akan menjeratnya dengan pasal 112 UU Narkotika, dengan ancaman maksimal 10 tahun. (han/ric)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Banyak Alat Kesehatan Belum Dikalibrasi

SEMARANG - Sejumlah alat kesehatan (alkes) di beberapa  fasilitas kesehatan di Jateng masih perlu dilakukan pengujian/kalibrasi. Kepala Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan...

Terbit Surat Edaran, Usaha Besar pun Dilarang

RADARSEMARANG.COM - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Purworejo, diimbau tidak menggunakan gas elpiji bersubsidi tabung tiga kilogram alias gas melon. TERKAIT hal itu, Bupati...

Pedagang Pasar Blauran Pilih Kembali ke Jalan

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Rendahnya kesadaran sebagian pedagang untuk berjualan ditempat yang disediakan membuat Satpol PP terus menggencarkan patroli. Salah satu tujuannya adalah kawasan Pasar...

Beredar Poster Deklarasi Capres dari KAHMI, Anies Sebut Itu Hoax

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan poster deklarasi capres dirinya atas nama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) adalah hoax. Bahkan dia menyebut...

Cegah Pungli di Sekolah

TEMANGGUNG – Para penyelenggara satuan pendidikan di Kabupaten Temanggung, baik TK, SD, SMP hingga SMA diwanti-wanti tidak sekali-kali melakukan pungutan liar (pungli) di lingkungan...

Bandel, Karaoke Ditutup Paksa

BANJARNEGARA – Karena membandel tetap beroperasi, sejumlah karaoke ilegal ditutup paksa. Razia dimulai dari Cahaya Karaoke yang berada di Perum Prima Mandiri di Jalan...