Lima Pelaku Curat dan Penadah Diringkus

3717
GELAR PERKARA : Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, didampingi Kasubbag Humas AKP Aries Tri Hartanto dan Kasatreskrim AKP Agung Ariyanto saat gelar perkara kasus curat yang terjadi di Kabupaten Pekalongan, Kamis (16/3). (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GELAR PERKARA : Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, didampingi Kasubbag Humas AKP Aries Tri Hartanto dan Kasatreskrim AKP Agung Ariyanto saat gelar perkara kasus curat yang terjadi di Kabupaten Pekalongan, Kamis (16/3). (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN – Sebanyak lima pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), empat diantaranya residvis dan telah 12 kali melakukan pencurian, yang beraksi di Kabupaten Pekalongan berhasil diringkus anggota Satreskrim Polres Pekalongan. Tak hanya para pelaku curat, seorang penadah yang berasal dari Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang menampung hasil kejahatan ikut diringkus  bersama sejumlah barang bukti.

Adapun kelima tersangka, Setiawan, 29, warga Desa Kedungjaran, Kecamatan Bojong diamankan Sabtu (11/3) di Kelurahan Pekajangan Gang RSI, dengan barang bukti berupa HP Polytron. Dari Setiawan tersebut, kemudian temannya Khairul Anam, 30, warga Dukuh Kaligawe, Desa Pakumbulan, Buaran diamankan di Desa Bojong Minggir, Bojong dengan barang bukti berupa sepeda motor, BPKB dan STNK satria FU.

Sedangkan Kardani, 65, warga Desa Ketandan, Wiradesa diamankan Rabu (2/3) di sebuah warung bersama barang bukti berupa obeng, pahat kayu, kaos berkerah. Dari hasil pengembangan terhadap Kardani, Satreskrim kemudian mendatangi Daryono, 32, warga Desa Gembong, Kecamatan Kandangserang, dan ditangkap Kamis (9/3) di Desa Bodas, Kandangserang, dengan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda 125.

Waluyo,  44,warga  Desa Sikayu, Comal, yang juga rekan dari Daryono, diamankan Minggu (12/3) di Pinggir Jalan Lapangan Bebekan, dengan barang bukti berupa dua
sepeda motor Honda Beat dan satu kunci T, saat akan menunggu rekan lainnya, untuk melihat motor hasil curian yang akan dijual.

Sedangkan seorang penadah yang ikut diringkus, Dani Ramdani, 30, warga Desa Kawularang RT 03 RW 01 Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, setelah Sateeskrim mengembangkan 4 pelaku curat, yang sebelum sudah ditahan terlebih dahulu, akhirnya ditangkap tak jauh dari kediamannya, dengan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat.

Waluyo, salah satu tersangka curat yang ditangkap untuk ke 4 kalinya, mengaku bahwa dirinya sudah 3 kali masuk keluar masuk penjara, dan telah melakukan 12 kali pencurian motor. Baik yang diparkir di titipan sepeda motor atau motor yang disimpan di dalam rumah.

Menurutnya motor jenis matik adalah motor yang paling mudah dicuri dan paling cepat untuk dijual. Sehingga dari 12 pencurian motor yang dilakukan, 11 diantarnya adalah motor jenis matik.

“Saya sudah dua belas kali ini mencuri, 11 motor jenis matik, dan kapok Pak tidak akan melakukan lagi,” ungkap Waluyo ketika ditanya Kapolres Pekalongan, AKPBP Wawan Kurniawan.

Wawan Kurniawan, ketika gelar perkara di Mapolres Pekalongan,  Kamis (16/3) menegaskan kelima tersangka pelaku curat diamankan ditempat yang berbeda dengan barang bukti hasil tindak kejahatan. Selain menangkap pelaku, anggota juga menangkap seorang penadah hasil kejahatan dan dikenakan Pasal 480 KUHP.

Menurutnya masyarakat diminta untuk selalu waspada dan diminta untuk membuat kunci pengaman ganda, serta selalu memarkir di tempat yang ramai, serta selalu mengawasi lingkungan sekitar.

“Dalam aksinya para pelaku ada yang sendirian, ada pula yang komplotan atau bersama. Untuk itu masing-masing pelaku curat, dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” tegasnya. (thd/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here