Karyawan Ekspedisi Ditemukan Tewas di Teras Rumah

442
OLAH TKP: Tim Inafis melakukan olah TKP, dan korban Sujadi masih dalam kondisi tewas tertelungkup di teras rumah di Pekunden Tengah No 1034A Semarang Tengah. (AGUS HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OLAH TKP: Tim Inafis melakukan olah TKP, dan korban Sujadi masih dalam kondisi tewas tertelungkup di teras rumah di Pekunden Tengah No 1034A Semarang Tengah. (AGUS HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG Warga Pekunden Tengah, Kecamatan Semarang Tengah, digegerkan temuan pria paro baya yang tewas tergeletak di teras rumah nomor 1034A untuk perkantoran. Korban diketahui bernama Sujadi, 44, bertempat tinggal di Jalan Kunir II Kelurahan Sambiroto, Tembalang. Belum diketahui penyebab tewasnya korban. Saat diperiksa, di bagian pelipis wajahnya terdapat darah yang diduga akibat luka.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kali pertama korban ditemukan rekan kerja korban, Djati Kumoro, 39, warga Magelang yang tinggal di dalam kantor tersebut. Saat itu, korban ditemukan dalam posisi tengkurap di teras depan pintu. Dari wajah korban terlihat menempel di lantai mengeluarkan darah segar yang diduga akibat luka pada bagian pelipis mata.

“Sekitar pukul 18.00, saya pulang kerja. Saat itu listrik padam. Saya buka pagar dan masuk. Pas mau masuk rumah, saya lihat dia (korban) sudah tengkurap,” katanya kepada petugas Polsek Semarang Tengah, Kamis (16/3) malam.

Saat itu, pihaknya belum mengetahui kalau korban sudah meninggal. Ia bahkan berusaha membangunkan korban. Namun badannya sudah dalam kondisi kaku. Melihat itu, Djati langsung berteriak minta tolong warga sekitar lokasi kejadian.

“Dia (korban) tidak tinggal di rumah itu, cuma kerja di situ. Biasanya dia pulang jam 16.00,” terangnya.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Semarang Tengah. Petugas yang tiba di lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk rekan korban. Tim Inafis yang tiba di lokasi melakukan indentifikasi korban.

Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, AKP Panca, ditemui di lokasi kejadian mengatakan, masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban.

“Koran sudah di bawa ke rumah sakit Kariadi. Jadi, kita belum bisa memastikan ada indikasi apa, dan sebagainya, kita tunggu hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit,” katanya.

Pihaknya mengaku telah memeriksa sejumlah saksi. Menanggapi adanya luka di bagian pelipis mata, Panca membenarkan adanya luka tersebut. “Ada luka di pelipisnya. Korban karyawan ekspedisi. Kita sudah memeriksa saksi-saksi,” ujarnya.
Pascakejadian itu, istri korban bersama kerabatnya tiba di lokasi. Mengetahui suaminya tewas, dia langsung menangis histeris. Kerabat korban berusaha menenangkannya.

Dari identifikasi sementara, tidak ditemukan luka bekas penganiayaan di tubuh korban. Dugaannya korban tewas karena sakit yang dideritanya kambuh. Namun untuk memastikannya, jenazah Sujadi dibawa ke kamar mayat RSUP dr Kariadi untuk diperiksa. “Iya, tadi ada luka di pelipisnya, diduga akibat korban terjatuh,” ujar salah satu anggota Inafis Polrestabes Semarang. (mha/aro)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here