Gelar Lomba Kitab Kuning

699
MENGAJI: Sejumlah santri sedang menunggu giliran maju dalam lomba Musabaqoh Kitab Kuning (MKK) di Aula Almansur, Kauman, Kamis (16/3). (AHMAD ZAINUDIN/RADAR KEDU)
MENGAJI: Sejumlah santri sedang menunggu giliran maju dalam lomba Musabaqoh Kitab Kuning (MKK) di Aula Almansur, Kauman, Kamis (16/3). (AHMAD ZAINUDIN/RADAR KEDU)

WONOSOBO – Garda Bangsa Wonosobo menggelar lomba Musabaqoh Kitab Kuning (MKK) di Aula Almansur, Kauman, Kamis (16/3. Lomba diikuti sedikitnya oleh 80 santri yang didelegasikan masing-masing pondok di Wonosobo.

Ketua Garda Bangsa Wonosobo Okat Setiyawan menjelaskan, perlombaan dibagi dalam dua kategori, Ula dan Ulya dengan batasan umur yang telah ditentukan panitia. Kategori Ula untuk santri berusia 15-20 tahun sementara Ulya 20-25 tahun. “Di kelas Ula, ada dua kitab yangd dilombakan, Hifdun Nadhom Imrithi dan kitab Fathul Qarib. Untuk kelas Ulya kitab yang dilombakan Ihya’Ulumuddin dan Alfiyah Ibnu Malik,”

Ketua DPC PKB Wonosobo Muhammad Albar menegaskan, seluruh jajaran harus meningkatkan kepeduliannya terhadap pondok pesantren. Termasuk mengapresiasi para santri agar pola pembelajaran ponpes tetap diminati dan tidak tergerus oleh kemajuan zaman.

“Seperti kita tahu, banyak anak usia remaja kita mulai sungkan untuk masuk pondok dan memilih belajar agama yang lebih simpel. Membaca kitab kuning, ngaji di pondok dianggap nggak zaman. Mereka lebih suka mengaji lewat internet,” katanya. (cr2/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here