Dua Pengedar Pil Koplo Dibekuk di PN Semarang

307
NEKAT: Octo Irianto dan barang bukti pil koplo saat diamankan petugas gabungan di PN Semarang, kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NEKAT: Octo Irianto dan barang bukti pil koplo saat diamankan petugas gabungan di PN Semarang, kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG-Dua pengedar pil koplo jenis Trihexyphenidyl (Txp) ini benar-benar nekat. Keduanya mencoba menyelundupkan pil koplo kepada  Ahmad Jaelani, tahanan kasus pencurian yang sedang menjalani persidangan di PN Semarang, Kamis (16/3) kemarin. Pelaku diketahui bernama Miad dan Octo Irianto, warga Demak. Namun berkat kesigapan petugas gabungan Unit Satwa Polrestabes Semarang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang yang sedang bertugas melakukan pengawal tahanan, keduanya berhasil dibekuk. Miad diamankan sekitar pukul 13.00, sedangkan Octo pukul 14.30.

Petugas Unit Satwa Polrestabes Semarang Bripka Ahmad Sarji menjelaskan, upaya penyelundupan pil koplo oleh Miad itu dilakukan dengan dimasukkan ke dalam bungkus rokok yang tidak tersegel. Awalnya, pihaknya sempat curiga, kemudian memeriksa rokok yang dibawa Miad. Saat itu, ditemukan 14 butir pil Trihexyphenidyl di dalam bungkus tersebut.  “Untuk mengelabuhi, dalam bungkus itu masih tersisa lima batang rokok,” jelas Ahmad Sarji kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (16/3).
Saat itu juga Miad langsung diamankan, dan dilakukan pemeriksaan. Miad mengaku, jika pil koplo tersebut akan dijual kepada terdakwa Ahmad Jaelani. Petugas pun segera menginterogasi Jaelani. Ia mengaku jika pil setan itu akan dikonsumsi sendiri. Namun polisi tidak percaya begitu saja. Ada dugaan pil koplo itu akan diedarkan kepada napi lain di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IA Kedungpane, Semarang.

Dari keterangan Miad,  petugas Unit Satwa Polrestabes Semarang di antaranya Bripka Edi Kusno, Ferry, Brigadir Eko Wahyudi, Yulius Ade, Aipda Tony, Bripka Ahmad Sarji, serta petugas Kejari Kota Semarang, di antaranya Anto, Sarjono, Syaiful, Jumadi, dan Herry berhasil menangkap Octo Irianto selang 1,5 jam.

Kasi Intelijen Kejari Kota Semarang, Tri Yulianto, menambahkan, dari pelaku Octo, diamankan 10 butir pil Trihexyphenidyl. Pil tersebut diamankan dalam saku jaket yang dikenakan.  Saat penangkapan, Octo juga hendak menjenguk Ahmad Jaelani di tahanan PN Semarang. Saat ditanya petugas, pelaku berkelit akan memberikan pil itu kepada Jaelani. Namun barang itu disebutnya akan digunakan sendiri.

“Pengunjung tahanan itu terlihat mencurigakan, karena ada pembicaraan yang terdengar petugas. Saat kami geledah, ditemukan 10 butir Trihexyphenidyl yang dimasukkan dalam saku jaket,”jelasnya.
Guna proses hukum lebih lanjut, kedua pelaku diserahkan ke petugas Polsek Semarang Barat Bripka Edy Suryo.

Kepala Sub Bagian Umum PN Semarang, Sutedjo, membenarkan adanya temuan itu. Namun kedua pengunjung saat ini sudah diserahkan ke kepolisian terdekat. “Sudah ditangani Polsek Semarang Barat, selanjutnya diproses di sana,” ucapnya. (jks/aro)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here