Dibutuhkan 4 Ribu Lowongan Kerja

620
LAPANGAN KERJA: Bupati Demak HM Natsir didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Eko Pringgolaksito menanyai para pencari kerja dibursa kerja yang digelar kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
LAPANGAN KERJA: Bupati Demak HM Natsir didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Eko Pringgolaksito menanyai para pencari kerja dibursa kerja yang digelar kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

DEMAK– Ratusan calon pencari kerja kemarin antre memadati area bursa kerja yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinnakerind) Pemkab Demak. Bursa kerja yang dibuka Bupati Demak HM Natsir dan berlangsung selama dua hari di Graha Sakinah, Jalan Lingkar Selatan Kota Demak tersebut menjadi sasaran para lulusan SLTA maupun perguruan tinggi (PT). Ini karena mereka masih menganggur atau belum memperoleh pekerjaan yang memadai.

Kepala Dinnakerind, Eko Pringgolaksito mengungkapkan, digelarnya bursa kerja kerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI tersebut menjadi sarana bagi masyarakat yang belum bekerja untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, utamanya di perusahaan. Data menyebutkan, pada 2017 jumlah pencari kerja di wilayah Demak mencapai 7.013 orang. Dari jumlah itu, 2.707 laki laki dan 4.300 perempuan.

Mereka berlatarbelakang lulusan SMA sebanyak 5 ribuan, kemudian 1.200 lulusan SMP dan sisanya lulusan sarjana S1, S2 dan sekolah dasar (SD). Eko menambahkan, untuk mengurangi pengangguran ini, maka dilaksanakan bursa kerja. “Sebab, dari 7 ribu pencari kerja, yang tersedia lowongan hanya 2.400.  artinya, jumlah pencari kerja tidak seimbang dengan jumlah lowongan yang dibutuhkan,” katanya.

Untuk ketersediaan lowongan pekerjaan ini, Dinnakerind Pemkab Demak dalam bursa kerja telah menggandeng sebanyak 44 perusahaan yang ada di Demak. “Melalui stan perusahaan yang ikut bursa kerja ini, adik-adik pencari kerja dapat mendaftar langsung di perusahaan yang diinginkan sesuai bidangnya masing-masing,” kata Eko.

Sementara itu, Bupati Demak HM Natsir menyampaikan, bahwa pada 2016 lalu, di Demak ada sebanyak 7 ribu orang pencari kerja  namun jumlah lowongan hanya 2.091. artinya, masih ada 619 orang belum mendapatkan pekerjaan karena tidak cukupnya lowongan pekerjaan. “Kita berharap, bursa kerja ini dilakukan rutin sehingga dapat mengurangi pengangguran,” tandasnya.

Bupati menambahkan, untuk meningkatkan keterampilan warga dapat ikut pelatihan di balai latihan kerja (BLK) dan tidak dipungut biaya. Di BLK tersebut, selain tersedia keterampilan teknik pertanian juga ada menjahit, komputer, teknik kendaraan ringan dan lainnya. “Sekarang untuk mendapatkan pekerjaan harus bersaing dengan tenaga kerja asing. Kompetisi tenaga kerja  makin ketat, maka harus punya keterampilan,” ujarnya. (hib/zal)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here