33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Satpol PP Sita Ratusan Karcis Palsu Dari Jukir di Parkiran Masjid Agung Demak

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

DEMAK – Petugas Satpol PP Pemkab Demak melakukan penertiban di sejumlah titik parkir kendaraan. Antara lain di depan Masjid Agung Demak, kawasan Pecinan Jalan Sultan Fatah, kawasan Pasar Bintoro hingga Kracaan dan jalan arah Kampung Sampangan, Kota Demak. Dalam penertiban ini, Satpol PP berhasil menyita ratusan lembar karcis palsu atau ilegal dari tukang juru parkir (jukir).

Kepala Satpol PP, Bambang Saptoro melalui Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah, Adi Prabowo mengatakan bahwa petugas parkir yang berada di kawasan wisata depan Masjid Agung diketahui memberikan karcis kendaraan yang tidak resmi alias palsu. Dalam ketentuan resmi yang diberlakukan di kawasan khusus Masjid Agung Demak, untuk mobil ditarik karcis Rp 2 ribu dan Rp 1.000 untuk sepeda motor.

Sedangkan, di kawasan Pecinan untuk mobil Rp 1.000 dan sepeda motor Rp 500. Ini sesuai dengan ketentuan Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang retribusi jasa umum. “Namun, setelah kita tertibkan, ternyata ada karcis tidak resmi yang besarannya sampai Rp 5 ribu untuk mobil dan Rp 2 ribu untuk sepeda motor. Jadi, tidak sesuai karcis yang resmi, termasuk saat hari Jumat,” katanya, kemarin.

Selain di Masjid Agung, petugas Satpol PP menemukan petugas parkir yang tidak resmi. Ada pula, juru parkir yang kartu keanggotaannya (KTA) dari Dinas Perhubungan (Dishub) sudah habis masa berlakunya. “Untuk sementara, KTA-nya kami sita agar mereka mau mengurus kembali yang baru. Rata-rata KTA jukir di Pecinan tahunnya 2015 dan 2016. Jadi, sudah lewat. Padahal, sekarang sudah 2017,” katanya.

Menurutnya, para jukir yang ketahuan KTA-nya tidak aktif langsung diminta untuk membuat surat pernyataan. Mereka agar mengurus izinnya di Dishub lagi. Adi Prabowo menambahkan, petugas juga menemukan jukir ilegal di depan swalayan Indomaret Kracaan. “Jukir itu ngaku beli lokasi parkir ke seseorang dengan setor uang Rp 400 ribu perbulan. Namun, saat kita kejar, orang yang disetori malah melarikan diri,” katanya. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Galang Dukungan untuk Mahasiswa yang Diskorsing

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Aksi Kamisan kembali digelar para aktivis Kota Semarang di depan kantor DPRD Jateng, Kamis (12/7). Selain mengusung tema rutin tentang penegakan hukum pada...

13.133 Napi dan Tahanan Terima Remisi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sebanyak 13.133 narapidana di Jateng menerima remisi atau pengurangan masa tahanan saat HUT Kemerdekaan RI ke-73, kemarin. Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis di...

Taksi Argometer Mulai Beroperasi di Bandara

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Masyarakat Semarang dan pengguna jasa layanan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang bisa sedikit bergembira. Sebab, sejak Sabtu (21/7) kemarin, taksi berargometer...

Menaker Himbau Perusahaan Bina TKA

UNGARAN – Perusahaan di setiap daerah diminta melakukan pembinaan terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA) khususnya terkait dengan pemahaman budaya lokal. Hal tersebut dikatakan oleh...

Tentara dan PNS Kodam Dites Urine

SEMARANG - Guna meminimalisir penyalahgunaan narkoba di jajaran TNI, Kodam IV/Diponegoro bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar tes urine kepada segenap prajurit dan...

Ubah Umbi Talas, Jadi Makanan Sereal

Pemanfaatan umbi talas sebagai makanan pendamping, hingga kini belum dimaksimalkan. Bahkan dari segi pengolahan makanan, bahan umbi talas masih dipandang sebelah mata dan ditinggalkan....