33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan

Sidak Galian C Ilegal

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MUNGKID – Kapolres Magelang AKBP Hindarsono terus melakukan langkah penertiban kegiatan penambangan ilegal di wilayah hukumnya. Bahkan, Rabu (15/3), polisi terpaksa memberikan tembakan peringatan kepada para penambang yang melakukan kegiatan di tebing.

Aksi itu dilakukan oleh Kapolres Magelang AKBP Hindarsono saat melakukan penertiban Cawang Desa Kaliurang Kecamatan Srumbugn Kabupaten Magelang. Tepatnya di alur Sungai Bebeng.

Beberapa kali peringatan yang disampaikan oleh Polres tidak diindahkan oleh sejumlah penambang manual yang ada di tebing. “Kalau perlu diberikan tembakan peringatan supaya mereka dengar,” tegas Kapolres.

Wakapolres Magelang Kompol Heru Budiharto kemudian memerintahkana anggotanya melakukan tembakan peringatan. Sedikitnya 10 kali tembakan peringatan dilepaskan oleh petugas agar para penambang manual yang berada di tebing menghentikan aktivitasnya.

Setelah diberikan tembakan peringatan, para penambang tersebut kemudian diminta. Dalam kesempatan itu, sejumlah alat penambangan manual disita oleh kepolisian.

Hindarsono menjelaskan, pihaknya mengamankan penambang manual maupun alat berat yang melakukan aktivitas penambangan di tebing yang bisa menggerus bibir sungai. “Menambang di pinggir tebing jelas merusak, selain menyebabkan longsor juga juga menggerus lahan milik warga. Dan yang lebih mengerikan lagi juga membahayakan penambang itu sendiri,” jelasnya.

Dia menegaskan, sudah berulang kali pihaknya memberikan peringatana dan imbauan sejak dua bulan lalu. “Tetapi kalau teguran tidak pernah diindahkan seperti ini, ya terpaksa kita sikat,” tegas Hindarsono.

“Kali ini kita tegas karena kita sudah capek memberikan teguran. Kalau mereka memang menambang sesuai aturan maka kami persilakan, tapi jika melanggar aturan bahkan hingga mengancam jiwanya sendiri maka kita akan ambil tindakan,” ujar Hindarsono.

Selain memberikan peringatan kepada para penambang manual, tim gabungan juga menemukan 1 alat berat, 5 truk penambang serta alat-alat penambang. Sejumlah barang bukti tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolres Magelang.

Sementara puluhan penambang yang berhasil diamankan dibawa ke Polsek Srumbung dan diberikan pembinaan. Mereka diperingatkan untuk tidak lagi menambang di tebing maupun wilayah larangan.

Dalam sidak tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sariyan Adi Yanto, sejumlah unsur pimpinan DPRD, pejabat di Pemkab Magelang dari Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup juga ikut. Sariyan mengatakan, hasil temuan di lapangan tersebut akan dijadikan bahan dalam rapat bersama instansi terkait baik Dinas Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, BBWSSO, TNGM dan Pemkab Magelang yang rencananya dilaksanakan Kamis (16/3) ini di gedung DPRD Kabupaten Magelang. (vie/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Amazing Jawa Tengah

MAGELANG—Malam Anugerah Jawa Pos Radar Kedu-Radar Semarang 2017, Selasa (23/5) malam ini, digelar di Semanggi Ballroom, Hotel Artos and Convention Kota Magelang. Bertitel Amazing...

PSIS Optimalkan Pembinaan Pemain Muda

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Manajemen PSIS mulai berburu pemain untuk tim U 16. Ada 151 pesepakbola mengikuti seleksi perdana yang digelar di Stadion Citarum, Senin...

Berdalih Terkendala Akses, Progres Baru 7 Persen

SEMARANG - Sejumlah proyek pembangunan yang berjalan lambat saat ini dalam sorotan. Salah satunya adalah proyek pembangunan Pasar Waru, Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota...

Waspadai Cuaca Ekstrem Sepanjang April

KENDAL—Ancaman angin putting beliung masih menjadi ancaman warga Kendal sepanjang April ini. Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal mengimbau warga supaya waspada. Kepala BPBD Kendal,...

Wakili Indonesia, Raih Juara II di Thailand

RADARSEMARANG.COM - Sekelompok anak muda pecinta olahraga otomotif freestyle tergabung dalam Komunitas Loenpia X-Treme Semarang. Mereka biasa atraksi akrobatik dengan motornya di jalan raya....

“Pesantren” Bagi Calon Animator Andal

Siapa tidak kenal grup band punk asal Jogjakarta, Endank Soekamti? Ternyata, vokalis sekaligus bassist band ini, Erix Soekamti, sangat peduli terhadap pendidikan. Ia membuka...