Saat Jalur Gunung Prau Baru Hendak Dibuka

Cegah Banjir, Tanam 2000 Pohon di Anakan Serayu

494
PROHIJAU: Sejumlah warga dan aktivis lingkungan dari ormas melakukan penanaman pohon di sepanjang jalur pendakian menuju Gunung Prau dari jalur Patak Banteng.
PROHIJAU: Sejumlah warga dan aktivis lingkungan dari ormas melakukan penanaman pohon di sepanjang jalur pendakian menuju Gunung Prau dari jalur Patak Banteng.

Gunung Prau di kawasan dataran tinggi Dieng (Dieng Plateau) masih belum dikunjungi wisatawan. Objek wisata alam sunrise terbaik di Pulau Jawa itu, masih dalam proses konservasi. Kemarin (14/3), jalur pendakian melalui Desa Patak Banteng, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, kembali dilakukan penanaman.

UPAYA konservasi, salah satunya, dengan reboisasi. Yakni, menanam pohon. Puluhan orang gabungan dari berbagai ormas dan pengelola Gunung Prau, melaksanakan kegiatan tanam bibit pohon cemara di sepanjang anakan Sungai Serayu. Penanaman pohon untuk mengantisipasi pengikisan tanah yang mengakibatkan banjir.

Ketua Pengelola Pendakian Gunung Prau The Bull Eggs Harsono kepada Jawa Pos Radar Kedu menyampaikan, adanya penanaman pohon di sepanjang Serayu ini, menjadi salah satu cara untuk mengurangi bahaya pengikisan tanah akibat banjir atau lainnya.

Dikatakan, bibit pohon cemara angin atau yang biasa disebut dengan cemara siu, merupakan salah satu bibit pohon yang cocok ditanam di kawasan Dieng. Selain The Bull Eggs, penanaman 2000 bibit pohon ini, diikuti 60 personel gabungan dari organisasi masyarakat yang ada di Desa Patak Banteng.

“Kami bersama Hansip, OI Malahayati Dieng, Banser, dan Ansor ranting Patak Banteng, sedikitnya menanam 2000 bibit pohon di anakan Serayu,” kata Harsono.

Hartono menyebut, hingga kini semua jalur pendakian ke gunung Prau ditutup untuk wisatawan. Ini program rutin tahuan agar tananam dan kondisi tanah di gunung terpelihara. Jalur baru akan dibuka pada 5 April mendatang. “Ini bagian dari langkah konservasi alam gunung Prau. Selama empat bulan, tidak boleh didaki demi kelestarian alam.”

Kades Patak Banteng Muhammad Ali mengapresiasi kegiatan penghijauan. “Penanaman pohon ini akan berjalan dengan hasil yang maksimal, jika masyarakat diberikan edukasi tentang merawat tanaman pohon yang telah ditanam di bagian kanan dan kiri sungai.” (sumali/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here