Pelajar Nyaris Tabrak Polisi

614
MEMBAHAYAKAN : Seorang pelajar SMA kabur saat hendak dirazia petugas Satlantas Polres Magelang di perempatan Pemkab Magelang, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU)
MEMBAHAYAKAN : Seorang pelajar SMA kabur saat hendak dirazia petugas Satlantas Polres Magelang di perempatan Pemkab Magelang, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU)

MUNGKID—Seorang pengendara motor sport kabur dari razia Satlantas Polres Magelang, kemarin pagi. Bahkan, dia nyaris menabrak polisi yang hendak menghadangnya.

Pantauan koran ini, aksi nekat itu bermula ketika Satlantas Polres Magelang melakukan operasi simpatik di perempatan Pemkab Magelang, pukul 06.30. Saat itu, polisi mendapati seorang pelajar mengendarai motor sport jenis Yamaha R15. Awalnya, motor berwarna hitam itu berhenti di lampu merah.

Kasat lantas Polres Magelang AKP Didi Dewantoro langsung mendekati pengendara tersebut untuk ditepikan. Polisi melihat motor tersebut tidak dilengkapi plat nomor. Juga karena menggunakan knalpot blombongan.

Pelajar SMA itu lantas menepikan motornya. Namun, saat akan diperiksa surat-suratnya, dia tiba-tiba kabur sambil membunyikan motornya keras-keras. Polisi yang hendak menyetop, nyaris tertabrak. “Itu pasti tiap hari lewat sini. Besok harus dicari, karena membahayakan dan tadi tidak pakai plat nomor di belakang,” kata AKP Didi.

Dalam kegiatan kemarin, Polres Magelang melakukan aksi simpatik. Pengendara yang memboncengkan maupun mengantar anaknya bersekolah tanpa memakai helm, dihentikan. Petugas lantas memberikan penjelasan dan terakhir memberikan helm gratis.

Menurutnya Didi, operasi simpatik kali ini Polres mengambil tema Sepeda Motor bukan Mesin Pembunuh. Tujuannya, agar pengendara motor lebih berhati-hati saat berkendara. Pada siang harinya, sekitar 50 pengemudi angkutan umum mengikuti safety riding di halaman Satlantas Polres Magelang. (vie/isk)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here