Kecelakaan, Anggota PPK Tingkir Tewas

787
TERGULING : Sebuah truk boks mengalami kecelakaan tunggal akibat rem blong saat jalan menurun di perempatan Kumpulrejo, Selasa (14/3) siang.
TERGULING : Sebuah truk boks mengalami kecelakaan tunggal akibat rem blong saat jalan menurun di perempatan Kumpulrejo, Selasa (14/3) siang.

SALATIGA – Kecelakaan tragis terjadi di jalan Soekarno – Hatta, tepatnya depan rumah Makan Elangsari Kelurahan Cebongan Kecamatan Argomulyo, Senin (13/3) sekitar pukul 20.30 WIB. Sebuah sepeda motor menabrak truk gandeng yang mogok di tepi jalan. Akibatnya pengendara motor mengalami luka parah dan meninggal di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kecelakaan berawal ketika truk gandeng dengan nopol G 1758 BF yang dikemudikan Rizky Fatulloh, 28, warga Desa Pedagangan Kecamatan Dukuhwaru Brebes, mengalami kerusakan pada mesin dan berhenti di badan jalan. Kondisi jalan memang gelap karena penerangan di lokasi kurang memadai.

Pada saat kejadian, Ibnu Sina Irvany Setiawan, 28, warga Payaman Kelurahan Tingkir Tengah Kecamatan Tingkir tengah melaju dengan Suzuki Smash nopol H 2389 EK. Ia melaju dari arah Tingkir menuju kota Salatiga. Diduga saat kejadian, Irvany tidak mengetahui truk yang mogok karena penerangan yang minim.

Karena jarak yang terlalu dekat dan tidak bisa menghindar, ia kemudian menabrak bagian belakang truk. Korban mengalami luka memar di kepala. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melapor ke polisi dan mengevakuasi ke RSUD Salatiga. Namun, karena luka yang cukup parah, akhirnya korban meninggal.

Kasatlantas AKP Edy Sutrisno menuturkan, pihaknya masih mendalami kasus ini, mengingat truk dalam kondisi berhenti. “Kami akan dalami untuk mencari tahu keadaan riil saat kejadian,” terang Edy Sutrisno.

Meninggalnya Ervany mengagetkan banyak kalangan. Pasalnya, korban dikenal sebagai aktivis HMI dan merupakan mantan pengurus HMI cabang Kota Salatiga. Saat ini, ia juga tercatat sebagai anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Tingkir. “Kami sangat terkejut dan tidak percaya Ervany telah meninggal. Ia merupakan keponakan rektor IAIN (Salatiga) saat ini,” terang Zubaduz, salah satu rekan korban.

Terpisah sebuah kecelakaan tunggal, Selasa (13/3) siang terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Salatiga. Tepatnya di perempatan Kumpulrejo atau yang biasa disebut perempatan Salib Putih.

Sebuah truk boks bermuatan plastik mengalami rem blong dan terguling di jalanan yang menurun. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi posisi truk yang melintang di jalan membuat arus lalu lintas sempat tersendat.  (sas/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here