Bangun 2 Jembatan Gantung

539
CEK JEMBATAN: Arie Setiadi Moerwanto (kiri), Soedjadi dan Bambang Sukarno saat meninjau jembatan gantung di Dusun Sanggen Desa Gandurejo, Bulu. (Ahsan fauzi/radar kedu)
CEK JEMBATAN: Arie Setiadi Moerwanto (kiri), Soedjadi dan Bambang Sukarno saat meninjau jembatan gantung di Dusun Sanggen Desa Gandurejo, Bulu. (Ahsan fauzi/radar kedu)

TEMANGGUNG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun sejumlah jembatan di Kabupaten Temanggung. Selasa (14/3), Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR RI Arie Setiadi Moerwanto meninjau sejumlah proyek yang sedang dikerjakan. Anggota DPR RI Soedjadi dan Bupati Temanggung Bambang Sukarno ikut meninjau sejumlah jembatan.

Jembatan yang ditinjau, di antaranya jembatan gantung penghubung Desa Gandurejo, Kecamatan Bulu dengan Kelurahan Parakan Kauman, Kecamatan Parakan di atas aliran Sungai Galeh. Lalu, jembatan gantung  penghubung Dusun Jurangsari, Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat dengan Desa Kalikutho, Kecamatan Grabak, Kabupaten Magelang, tepatnya di atas aliran Sungai Elo.

Selain meninjau jembatan, kemarin, Arie juga meninjau proyek pelebaran Jalan Suwandi Suwardi yang baru saja dikerjakan. Biaya sebesar Rp 11 miliar untuk 2 jembatan gantung berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).  Pengerjaan proyek ini dilakukan secara padat karya melibatkan masyarakat sekitar dengan harapan agar mereka merasa lebih memiliki.

“Tahun ini (2017) kita akan bangun dua jembatan gantung terlebih dahulu di Kecamatan Parakan dan Pringsurat. Dilanjutkan tahun berikutnya (2018), juga akan membangun dua jembatan  gantung lagi,” ucapnya di sela kunjungan, kemarin.

Adapun untuk proyek pelebaran Jalan Suwandi Suwardi, akan digelontor anggaran sebesar Rp 47 miliar dan akan dikerjakan selama 336 hari kalender. Di sisi kanan dan kiri jalan masing-masing dilebarkan 1 meter. (san/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here