Tertantang Jadi Guru SD

428
Laili Faizatun Fuadah (ANDRIYAN PRATAMA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Laili Faizatun Fuadah (ANDRIYAN PRATAMA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MENJADI guru SD adalah karir yang sedang dijalani Laili Faizatun Fuadah saat ini. Alumnus Bahasa Indonesia Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) ini menjadi guru SD sejak awal tahun ini. Ia mengaku sangat terkesan dan tertantang. Baginya menjadi guru SD itu membutuhkan kesabaran tinggi.

”Saya terkesan, karena rata-rata anak didik saya masih polos, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Itu yang membuat saya bangga dan merasa tertantang,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Guru cantik kelahiran Pati, 9 September 1994 ini mengaku, menjadi guru SD itu tidaklah mudah, karena dia harus tahu sifat dan tingkah laku setiap anak didiknya. “Mengahadapi anak-anak SD itu harus dengan pendekatan secara halus dan penuh kasih sayang, karena mereka masih cenderung memerlukan perhatian yang lebih,” ujar gadis berhijab ini.

Baginya menghadapi anak didik tidak perlu dengan cara yang kasar dan tegas, tetapi dengan cara pendekatan yang intensif.

Dara yang hobi bermain bulu tangkis dan bernyanyi ini terkadang mengajak anak didiknya bernyanyi agar mereka tidak bosan. Sehingga menjadikan suasana di ruang kelas menjadi nyaman. Anak didiknya pun bisa belajar dengan tenang dan nyaman.

”Pokoknya, seneng sekali jadi guru SD. Setiap hari bisa berintersaksi dengan anak-anak yang lucu dan nggemesin, apalagi saya orangnya suka sama anak kecil, jadi ya pas deh,” ucapnya sambil tersenyum. (mg31/aro)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here