Polisi Beri “Surat Cinta” Untuk Pelajar

255
RAZIA SIMPATIK: Petugas Satlantas Polres Wonosobo menulis teguran tertulis pada siswa yang kedapatan tidak mematuhi aturan lalu lintas. (SUMALI IBNU CHAMID/RADAR KEDU)

WONOSOBO – Upaya menekan kesadaran pelajar untuk tertib berlalu lintas, dilakukan Satlantas Polres Wonosobo. Pendekatannya, dengan melakukan razia. Bagi yang melanggar, diberikan “surat cinta”.

Seperti dilakukan di SMA Negeri 1 Watumalang, Senin (13/3) pagi. Sejak pukul 06.30, sejumlah polisi lalu lintas sudah menggelar razia di pintu masuk sekolah. Satu per satu siswa yang mengendarai motor, diperiksa kelengkapannya. Mulai helm hingga STNK dan SIM.

Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, S.I.K. melalui Kasat Lantas AKP SS. Udiono menyampaikan, pelajar yang terjaring razia dilakukan pendataan. “Untuk yang tidak lengkap dan tidak memakai helm, kami berikan teguran tertulis. Karena surat teguran berwarna merah muda, kami menyebutnya sebagai “surat cinta” yang merupakan wujud cinta dan kepedulian kami akan keselamatan berkendara para siswa.”

Nah, bagi mereka yang sudah lengkap, tetap didata untuk diberikan hadiah. Setelah kegiatan razia, semua siswa dikumpulkan untuk diberikan imbauan. “Saya sampaikan, berkaitan dengan kegiatan Operasi Simpatik Candi 2017, Satlantas akan rutin melaksanakan kegiatan semacam ini untuk memberikan pemahaman tentang arti penting keselamatan berkendara,” kata Udiono.

Dikatakan, tujuh lima persen kecelakaan lalu lintas, utamanya motor, melibatkan pelajar. Karena itu, Satlantas mengimbau para siswa agar berhati-hati ketika mengemudikan motornya. “Jangan lupa pula untuk selalu menggunakan helm agar bila terjadi kecelakaan, kepala yang merupakan bagian vital tetap terlindungi.”

Kepala SMA 1 Watumalang M. Khusnan menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami sangat senang dengan kegiatan ini. Siswa kami bisa mendapatkan penjelasan langsung dari Kasat Lantas.” (ali/isk)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here