Koramil 02 Limpung Gelar Pra TMMD

3663
KOMPAK : Danramil 02 Limpung, Kapten Inf Sugito didampingi Kades Wonokerso Muhaimin memimpin Pra TMMD Sengkuyung tahap I 2017 di Desa Wonokerso bersama anggota Koramil, anggota Polsek Limpung dan masyarakat. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
KOMPAK : Danramil 02 Limpung, Kapten Inf Sugito didampingi Kades Wonokerso Muhaimin memimpin Pra TMMD Sengkuyung tahap I 2017 di Desa Wonokerso bersama anggota Koramil, anggota Polsek Limpung dan masyarakat. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG-Koramil 02 Limpung menggelar Pra TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa), Senin (13/3) kemarin. Hal tersebut dilakukan untuk menyambut TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2017 di Desa Wonokerso Kecamatan Limpung, yang dilaksanakan oleh Kodim 0736/Batang.

Danramil 02 Limpung, Kapten Inf Sugito yang memimpin pelaksanaan mengatakan bahwa tujuan Pra TMMD adalah untuk menunjang tercapainya target TMMD. “Karena terbatasnya waktu, kalau programnya dikerjakan berdasarkan jadwal waktu TMMD, tidak akan selesai. Oleh karena itu, kami memulai dari sekarang dengan dana swadaya desa,” ucap Danramil.

Diterangkan Kapten Sugito, pelaksanaan TMMD mulai 1 sampai 25 April 2017. Targetnya, melakukan pengerasan dari jalan batu dan tanah menjadi jalan makadam. Sasaran yang dikerjakan dalam Pra TMMD ini, jelasnya, adalah pelebaran badan jalan dan pengerjaan talud sebagai penahan agar tanah tidak longsor.

“Kegiatan pra TMMD ini, ternyata mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat setempat. Kami mengerahkan anggota dan dibantu personel dari Polsek Limpung serta masyarakat setempat dengan semangat gotong royong,” katanya.

Sementara itu, dalam upacara pembukaan diawali dengan selamatan dan tumpengan yang dihadiri masyarakat, Muspika Kecamatan Limpung dan staff Dispermas Batang.

Kepala Desa (Kades) Wonokerso, Muhaimin menambahkan antusiasme masyarakat sangat tinggi dan rela berkorban demi desanya. “Ada beberapa warga yang halamannya terkena pelebaran jalan. Dengam sukarela mempersilahkan halamannya dipakai tanpa ganti rugi,” jelasnya.

Bahkan, kata Kades, ada yang tanahnya terpakai sepanjang 20 meter dengan lebar 0,5 meter. Tidak itu saja, untuk material seperti batu dan pasir, masih ada donatur yang menyumbang tanpa mau disebutkan namanya. Selain itu, kerja bakti setiap RT dengan mengirimkan 5 orang bergiliran sehingga Pra TMMD bisa terlaksana dengan lancar.

Dijelaskan Kades, target TMMD adalah pengerasan jalan antara Dukuh Mraji dan Dukuh Pungangan sepanjang 1000 meter. Nantinya jalan ini diharapkan bisa membantu petani mengangkut hasil panen dengan mudah, karena saat ini belum ada jalan. “Selama ini, jika ingin membawa keluar dari sawah harus berjalan sekian ratus meter,” katanya.

Meskipun banyak tantangan seperti material yang harus dilangsir dengan tenaga manusia, Kapten Sugito optimistis pengerjaan akan selesai tepat waktu. (han/sct/ida)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here