Ketika PCNU Luncurkan Rumah Pangan Kita

Tak Boleh Naikkan Harga, Izin Swalayan Distop

541
RUMAH PANGAN: Bupati Bambang Sukarno dan Ketua PCNU Temanggung KH Muhammad Furqon saat peluncuran RPK di Pendopo Pengayoman, kemarin. (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)
RUMAH PANGAN: Bupati Bambang Sukarno dan Ketua PCNU Temanggung KH Muhammad Furqon saat peluncuran RPK di Pendopo Pengayoman, kemarin. (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Temanggung menggandeng Bulog mencanangkan pendirian Rumah Pangan Kita (RPK). RPK dilaunching oleh Bupati Bambang Karno bersama Ketua PCNU Temanggung KH Muhammad Furqon di Pendopo Pengayoman Temanggung, kemarin.

LAUNCHING juga disaksikan oleh Direktur Konsorsium Ekonomi Kerakyatan Pusat, Dian Anggraini, dan pejabat terkait serta nahdliyin Temanggung. Pria yang intim disapa Gus Furqon ini menuturkan, pihaknya menggagas program pendirian RPK sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat.

Agar bisa mengikuti program RPK, syaratnya mudah. Cukup mendaftarkan diri di kantor PCNU Temanggung atau di MWC masing-masing kecamatan. Cukup dengan menyetorkan uang Rp 5 juta, dengan cara ditransfer melalui bank ke nomor rekening yang sudah ditentukan.

Selanjutnya, para pendaftar akan mendapat paket barang sembako sesuai pesanan. “Saya berharap, banyak warga NU yang mendirikan RPK, dengan menyediakan barang-barang kebutuhan pokok dengan harga murah atau terjangkau, sehingga bisa membantu masyarakat.”

Direktur Konsorsium Ekonomi Kerakyatan Pusat Dian Anggraini mengatakan, RPK tetap menjadi cara paling jitu untuk mengatasi fluktuasi harga pangan. RPK langsung menyentuh masyarakat. Harapannya, daya serapnya langsung ke konsumen atau masyarakat. “RPK merupakan usaha milik masyarakat yang dibina oleh Bulog. Seluruh produk di RPK berasal dari Bulog.”

Hadirnya RPK, masyarakat bisa membeli produk Bulog melalui RPK terdekat, dengan harga terjangkau. Harga jual di RPK merupakan harga standar atau paten yang ditetapkan Bulog.

Meski harga pasaran gula pasir Rp 15 ribu, sementara Bulog menetapkan harga Rp 12.500, maka mitra RPK (pemilik RPK) tidak boleh menaikkan harga sedikit pun. Sebab, kehadiran untuk membantu Bulog melakukan stabilisasi harga.

“Bulog menjual empat komoditas pangan strategis. Yakni, beras, gula pasir, terigu, dan minyak goreng. Berdasarkan perintah Bulog, beras medium dijual di RPK seharga Rp 8.500 per kilogram (kg) dan gula pasir Rp 12.500 per kg.”

Bupati Bambang Karno mendukunggagasan PCNU Temanggung mendirikan RPK. Menurut Bupati Bambang, program-program pengembangan ekonomi kerakyatan seperti RPK, patut didukung. Sebab, akan menggelorakan ekonomi kerakyatan.

Menurut Bupati Bambang, bentuk nyata dukungan Pemkab agar program ekonomi kerakyatan di Temanggung bisa maju dan berkembang, pihaknya tidak lagi memberikan izin pendirian supermarket atau swalayan. “Banyaknya berdiri supermarket atau swalayan, akan mematikan pertokoan skala kecil dan menengah yang banyak dikelola masyarakat.” (wong akhsan/isk)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here