Jabatan ‘Disulap’ Direktur, Didakwa Korupsi

430
MERASA DICATUT: Sugiyono didampingi kuasa hukumnya Priyo Pudjono, usai menjalani sidang dakwaan JPU Kejari Pati di Pengadilan Tipikor Semarang. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)
MERASA DICATUT: Sugiyono didampingi kuasa hukumnya Priyo Pudjono, usai menjalani sidang dakwaan JPU Kejari Pati di Pengadilan Tipikor Semarang. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG– Setelah office boy PT Rifuel Hendra Saputra yang ‘disulap’ menjadi Direktur Utama PT Imaji Media oleh bosnya Riefan Avrian (putra mantan Menteri Koperasi UKM Syarief Hasan), yang akhirnya menjeratnya dalam kasus korupsi videotron di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM).

Kali ini, kasus yang hampir sama, juga menimpa warga Kabupaten Pati bernama Sugiyono, seorang karyawan pengepul kulit ‘diangkat’ bosnya Sutrisno menjadi Direktur CV Pandawa. Hal itu terungkap dalam sidang beragendakan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pati, atas perkara dugaan tindak pidana korupsi bantuan dana hibah program kegiatan peningkatan sarana dan prasarana unsur hara tanah kepada kelompok tani/ternak/usaha di Kabupaten Pati 2012, senilai Rp 3.070.000.000.000 di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (13/3).

Kuasa hukum terdakwa, Priyo Pudjono langsung mengajukan surat penangguhan penahanan terhadap kliennya, setelah pembacaan dakwaan. Menurut Priyo, nama kliennya dicatut sebagai Direktur CV Pandawa, padahal berdasarkan keterangan kliennya yang melakukan tender dan lainnya adalah Sutrisno, termasuk semua tanda-tangan tender, kliennya tidak pernah merasa pernah melakukan.

“Kami juga sudah laporkan ke Polres Pati terkait pemalsuan tandatangan itu. Intinya kasus klien kami hampir sama dengan kasus Hendra Saputra, cuma klien kami sebenarnya tidak ada peran sama sekali, hanya karena namanya dicatut, klien kami cuma korban, wong keseharian cuma karyawan pengepul kulit milik Sutrisno,” kata Priyo Pudjono.

Dalam dakwaanya, JPU Kejari Pati Prayitno menyebutkan, Sugiyono selaku Direktur CV Pandawa secara bersama-sama dengan Silfinus Pello Sibabhoka selaku pengguna anggaran yang juga Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pati, Anang Koesbandaroe selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), tim PPHP Aris Handono Warsih (Direktur Utama CV Arwindo) selaku konsultan pengawas program kegiatan peningkatan sarana dan prasarana unsur hara tanah kepada kelompok tani/ternak/usaha di Kabupaten Pati 2012, bertempat dibeberapa kelompok usaha dan kelompok tani dianggap memperkara diri, dengan cara mengurangi volume dengan cara tidak sama sesuai RAB.“Saya tidak melakukan yang mulia,” kata terdakwa Sugiyono dengan berurai air mata dan terlihat kebingungan, menjawab pertanyaan majelis hakim yang dipimpin, Sulistyono. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here