Grup Kabar Salatiga Perangi Bullying

274
WEJANGAN : Lurah Kecandran Hari Bejono saat memberikan paparan mengenai grup dalam kopdar yang berlangsung di pendopo kelurahannya. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
WEJANGAN : Lurah Kecandran Hari Bejono saat memberikan paparan mengenai grup dalam kopdar yang berlangsung di pendopo kelurahannya. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Ratusan anggota grup jejaring sosial Kabar Salatiga berkumpul di pendopo Kelurahan Kecandran, Minggu (12/3) pagi. Mereka berkumpul untuk merekatkan silaturahmi dan menggagas program ke depan.

Sesepuh grup Hari Bejono yang juga Lurah Kecandran menuturkan, grup ini sangat bagus untuk media informasi masyarakat. Terlebih dengan anggota yang sangat besar, mencapai 57 ribu. “Grup KS ini bisa menjadi percontohan untuk media sosial yang bebas bullying. Admin grup selalu sigap mengontrol,” terang Hari.

Admin grup Danang Dwi menuturkan, sesuai dengan kesepakatan, bullying dilarang di dalam grup. Termasuk juga mengenai postingan yang berbau SARA. Jika ada anggota yang melakukannya, akan langsung mendapakan peringatan, namun juga ada yang langsung dikeluarkan jika memang sudah meresahkan.

Admin lainnya, Tulus Hadisetyanto menuturkan, ke depan aksi sosial yang telah berlangsung selama ini akan lebih dihidupkan. “Aksi sosial ini bisa diterima dan mendapatkan dukungan masyarakat secara langsung. Buktinya, setiap kegiatan selalu mendapatkan support yang luar biasa,” jelas pria asli Salatiga yang tinggal di Semarang ini.

Kopdar anggota grup ini sangat cair. Terlebih dengan anggota grup yang beraneka ragam latar belakangnya bisa menjadi akrab. “Selain itu, untuk mendinginkan suasana pascapemilihan kepala daerah yang tensi politiknya sangat tinggi,” jelas pendiri grup KS Sasongko. (sas/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here