Tumbuhkan Nasionalisme Melalui Kegiatan Porseni

442
PORSENI: Ketua PCNU Kabupaten Temanggung KH Muhammad Furqon saat membuka acara Porseni di Desa Batursari Kledung, kemarin malam. (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)
PORSENI: Ketua PCNU Kabupaten Temanggung KH Muhammad Furqon saat membuka acara Porseni di Desa Batursari Kledung, kemarin malam. (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)

TEMANGGUNG—Sepuluh Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU di Kabupaten Temanggung menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang dikemas dalam bentuk Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami), kemarin. Kegiatan tersebut terpusat di Desa Batursari Kecamatan Kledung.

Kesepuluh PAC yang dimaksud adalah PAC Kecamatan Gemawang, Kledung, Bansari, Tembarak, Ngadirejo, Parakan, Kedu, Kandangan, Bulu, dan Tretep. Kegiatan tersebut untuk memupuk kebersamaan dan cinta Tanah Air, sekaligus memperingati HUT ke-63 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan HUT ke-62 Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Wakil Ketua Panitia Porseni, Fayla Mabruroh, menuturkan, kegiatan ini sebagai wahana siaturahmi antar-PAC di Temanggung. Juga bentuk nyata dari sistem pengkaderan. “Porseni ini untuk mencari potensi, baik bidang seni dan olah raga yang dimiliki kader IPNU-IPPNU Temanggung.”

Ketua PC IPNU Kabupaten Temanggung Ahmad Rofiq menuturkan, kegiatan pentas seni bagian cara untuk menumbuhkan nasionalisme di kalangan pelajar. Karena itu, panitia memilih tema Membumikan Aswaja dalam Bingkai Pancasila.

Ketua PC NU Kabupaten Temanggung KH Muhammad Furqon meminta kepada para pelajar (kader IPNU-IPPNU) untuk tetap memegang teguh prinsip-prinsip ahlussunah wal jamaah yang akhir-akhir ini mulai dikesampingkan oleh penganut paham ahlussunah wal jamaah itu sendiri.

Furqon menegaskan, peran penting para pemuda dan pelajar di dalam memilih seorang pemimpin. Menurutnya, pijakan dasar terlahirnya seorang pemimpin ada empat hal. Yakni, amanah (bisa dipercaya), siddiq (benar), tabligh (menyampaikan) dan fathonah (cerdas). “Kalian merupakan pamimpin masa depan. Persiapkanlah mulai sekarang.” (san/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here