Tertangkap setelah Tertahan Traffic Light

266

SEMARANG – Dua pelaku perampasan babak belur dihajar warga di Jalan Medoho Raya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Sabtu (11/3) lalu, sekitar pukul 16.30 WIB.

Pelaku bernama Nicko Jaisy Maisa, 19, warga Purwosari II RT 5 RW 7 Rejosari Semarang Timur dan Bibit Wahyuda, 21, warga Mlati Baru IV RT 9 RW 6 Kelurahan Mlatiharjo Semarang Timur. Korbannya bernama Naufal Habib Jamaluddin, 14, warga Jalan Padi Tengah, Kelurahan Gebangsari Kecamatan Genuk.

Bermula ketika pelaku merampas handphone milik korban yang tak lain pelajar SMPN 34 Semarang ketika melintas di Jalan Syuhada. ”Saat itu korban naik motor di Jalan Syuhada dicegat oleh dua orang pengendara motor dengan modus meminjam HP dan berusaha untuk menaiki motor korban,” ungkap Kaposek Gayamsari Kompol Dedi Mulyadi saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang kemarin.
Merasa barang berharga miliknya diambil paksa oleh pelaku, lantas korban berteriak jambret. Hingga akhirnya dua pelaku langsung kabur menuju arah Jalan Medoho Raya. Namun aksi pelaku dikejar oleh beberapa warga dan berhasil ditangkap di traffic light atau perempatan Jalan Medoho Raya. Warga yang geram pun langsung melampiaskan amarahnya. ”Keduanya tertangkap massa setelah terjadi aksi kejar-kejaran. Kemudian dua pelaku diserahkan ke Polsek Gayamsari,” katanya.
Kedua pelaku tersebut kini telah ditahan di Mapolsek Gayamsari untuk dimintai keterangan. Dua pelaku diancam pasal 363 tentang perampasan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. ”Dua pelaku masing-masing mengaku berprofesi sebagai tambal ban dan satunya seorang pengamen jalanan,” imbuh Kapolsek. (mha/zal/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here