Ketika Kawasan Pariwisata Borobudur Semakin Dipercantik

Gelontorkan Rp 50 M, Juga Untuk Rehab Rumah Tak Layak Huni

306
PERCEPATAN : Kawasan Borobudur akan kembali digelontor dana miliaran rupiah untuk mendukung program pariwisata. Juga menghubungkan antar Balai Ekonomi Desa yang sudah dikembangkan. (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU)
PERCEPATAN : Kawasan Borobudur akan kembali digelontor dana miliaran rupiah untuk mendukung program pariwisata. Juga menghubungkan antar Balai Ekonomi Desa yang sudah dikembangkan. (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU)

Prioritas pengembangan kawasan wisata Borobudur terus diupayakan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengucurkan anggaran lebih dari 50 miliar untuk tujuh desa di Kecamatan Borobudur.

ANGGOTA DPR RI, Sujadi, mengatakan, program ini merupakan bentuk dukungan pengembangan kawasan wisata Borobudur. “Kita mengkoordinasi program-program Kementerian PUPR, khususnya Dirjen Ciptakarya untuk ikut mendukung pengembangan kawasan wisata Borobudur,” kata Sujadi usai rapat koordinasi di rumah dinas Bupati Magelang Zaenal Arifin bersama Kementerian PUPR, belum lama ini.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati Zaenal Arifin dan perwakilan Kementrian PUPR serta PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko. Juga tujuh kepala desa penerima manfaat.

Menurut Sujadi, Kementerian PU PR menggelontorkan anggaran lebih dari Rp 50 miliar. Anggaran itu akan digunakan untuk penataan lingkungan di tujuh desa. Yakni: Desa Karangrejo, Candirejo, Wringin Putih, Karanganyar, Tuksongo, Majaksingi, dan Tanjungsari. “Pengalokasian anggaran ini untuk penataan lingkungan, drainase, sampah, dan perbaikan lingkungan. Ini komplet, membangun sarana pendukung lainnya agar desa-desa itu tampak asri dan mendukung pariwisata.”

Dari anggaran tersebut, juga dialokasikan Rp 4 miliar untuk bantuan stimulan permukiman swadaya. Tujuannya, untuk membantu perbaikan rumah tidak layak huni. “Masing-masing rumah dapat Rp 15 juta.” Sistem kegiatan bantuan ini melalui dua mekanisme. Yakni: lelang dan swadaya.

Direktur PT TWCB PRB Edy Setijono mendukung rencana bantuan untuk kawasan Borobudur. Hal ini selaras dengan upaya pihaknya melakukan penyebaran wisatawan ke desa-desa di sekitar Candi Borobudur. “Ini program positif yang patut kita dukung, karena penataan kawasan di sekitar Candi Borobudur sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.” (lutfie/isk)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here