33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Jalan Kepil-Kalibawang Rusak

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

WONOSOBO – Jalan Kabupaten, yang menghubungkan kecamatan Kepil dan Kalibawamg rusak parah. Akibatnya, warga satu desa yang ikut wilayah kecamatan Kalibawang, Desa Kalikarung, harus kesulitan ketika ingin mengurus keperluan di kecamatan.

“Walaupun secara administrasi ikut kecamatan Kalibawang tapi warga desa kami merasa lebih dekat dengan kecamatan Kepil,” jelas Musliman, warga Dukuh Grenjeng, Desa Kalikarung.

Menurut Musliman, warga Desa Kalikarung nyaris tak pernah menyambangi kecamatan Kalibawang, kecuali ada urusan penting. Seperti contoh, untuk keperluan pasar dan sekolah, warga desanya lebih memilih ke kecamatan tetangga, Sapuran dan Kepil. Alasannya, selain jalannya rusak, medan yang menanjak dinilai menyulitkan warga.

Menurutnya, akses jalan tersebut, sudah bertahun-tahun ini tak pernah diperbaiki. Panjang jalan yang rusak sekitar 4 kilometer. Kerusakan terparah berada di tanjakan Dusun Pucungroto dan beberapa titik sebelum Dusun Mirombo Kalibawang.

“Bisa dibilang akibat jalan rusak, tidak ada yang sekolah di Kalibawang, mereka lebih memilih sekolah di Kepil, Sapuran. Kalau saja jalan ini diperbaiki sebenarnya sekolah di Kalibawang bisa menjadi alternatif, karena jaraknya memang paling dekat,” kata PNS yang harus tiap hari hilir mudik melintasi jalan tersebut.

Selain sebagai akses utama warga Desa Kalikarung ke pusat kecamatan Kalibawang, jalan tersebut sejatinya bisa menjadi alternatif bagi warga Kepil yang ingin ke Kalibawang-Kaliwiro-Wadaslintang, maupun sebaliknya. Bahkan, dulu pernah diwacanakan jadi jalur utama Magelang-Kebumen via Kalibawang. Jika terwujud, maka warga tak perlu memutar melintasi jalan utama Wonosobo-Purworejo seperti sekarang ini. “Dulu ada wacana seperti itu, dari Magelang tembus Kebumen, angkutan semuanya lewat sini,” jelasnya.

Warga lain, Fathul Mujib menjelaskan, akses tersebut sangat dibutuhkan warga yang ingin belanja ke pasar Kalibawang. Meski ada alternatif Pasar Sapuran, Pasar Kalibawang dinilai paling masuk akal ketika ingin belanja dengan jumlah kecil. Mengingat, perbandingan jarak keduanya sampai 3 kali lipat lebih jauh.

“Kalau dari tempat kami (Paseran) ke Sapuran paling tidak butuh waktu 45 menit. Coba saja ke Kalibawang, kalau jalan halus, tidak sampai 15 menit,” katanya.

Kendati demikian, ia mengaku masih bersyukur, jalur utama warga desa ke Pasar Sapuran maupun Kepil sudah halus berkat pembangunan yang baru selesai belum lama ini. “Sekarang, tinggal jalan ini yang masih rusak. Harapan saya, pemerintah ke depan mau membangun akses jalan di kecamatan yang masih baru ini,” katanya. (cr2/ton)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...