33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

Butuh Striker “Haus Darah”

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Meski berhasil menang 1-0 dalam laga uji coba versus Persebaya Surabaya kemarin, namun sejumlah pekerjaan rumah masih harus diselesaikan segera oleh PSIS Semarang, sebelum benar-benar tampil di kompetisi resmi mendatang. Di antaranya adalah finishing touch. Melihat banyaknya peluang PSIS dalam uji coba tersebut yang gagal dikonversi menjadi gol, penyelesaian akhir ini bakal menjadi pekerjaan utama pelatih asal Pasuruan tersebut.

Subangkit sendiri mengakui, mestinya PSIS bisa mencetak lebih dari satu gol. Sejak babak pertama, PSIS memiliki sejumlah peluang emas hasil koordinasi permainan yang baik di lini tengah. Namun di babak pertama PSIS harus puas dengan hasil 0-0 meski mampu mendominasi jalanya laga. Selain soal penyelesaian akhir, Subangkit juga masih butuh striker yang tajam. “Kami memang masih memburu satu striker lagi yang diharapkan mampu menjadi pemecah kebuntuan. Namun pemain yang ada sekarang juga harus bisa memperbaiki finishing touch,” kata Subangkit usai laga.

Problem lain di tim Mahesa Jenar adalah kreatifitas penyerangan. Di laga kemarin Johan Yoga dkk menyusun skema penyerangan nyaris sama sepanjang laga yaitu memanfaatkan kecepatan pemain-pemai nsayap mereka. Celakanya skema tersebut tidak mampu berjalan dengan baik lantaran bola-bola crossing pemain-pemain sayap PSIS mampu dengan mudah diantisipasi oleh barisan pertahanan Persebaya yang tampil gemilang.

Beruntung di menit ke-88 tim Mahesa Jenar akhirnya mampu memanfaatkan peluang melalui bola mati yang diselesaikan dengan baik oleh gelandang M Yunus sehingga menutup uji coba kemarin dengan kemenangan 1-0. “Sejumlah pemain sudah menjalin komunikasi dengan kami. Hanya memang kami harus menghargai kontrak pemain tersebut dengan klub Liga 1 sehingga kami belum bisa menyebutkan nama yang bersangkutan. Namun dalam waktu dekat akan bergabung,” sambung Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho.

Setelah melakoni laga uji coba menjamu Persebaya kemarin, PSIS akan kembali melakoni laga uji coba tandang di kandang Persebaya yaitu Stadion Gelora Bung Tomo 19 Maret 2017 mendatang. Kemudian pada 25 Maret 2017 giliran Persik Kediri menjadi lawan uji coba Johan Yoga dkk di Stadion Brawijaya Kediri dan dilanjutkan laga uji coba home menjamu Persik Kediri di Stadion Jatidiri Semarang 2 April 2017. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Penuhi Kriteria BCB, Distaru Harus Tegas

RADARSEMARANG.COM - Aset bangunan kuno yang diduga merupakan Bangunan Cagar Budaya (BCB) di Kota Semarang minim perhatian dari Pemkot Semarang. Hingga kini masih banyak...

Dukung Sekolah Gratis Untuk Anak Jalanan

PENDIDIKAN merupakan investasi yang paling berharga. Dengan menginvestasikan pendidikan, secara tidak langsung mampu meningkatkan pendapatan daerah. Kualitas pendidikan sangat diperlukan untuk bisa menghasilkan lulusan...

Biasa Hidup Disiplin

RADARSEMARANG.COM - KEDISIPLINAN sudah menjadi menu sehari-hari Anissa Rizki Damayanti ketika masih kecil. Karena itu, ketika resmi menjadi anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad)...

Angka Kematian Bayi Turun

BATANG – Angka kematian bayi di Kabupaten Batang pada tahun 2017 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Tercatat, sampai dengan bulan September, ada 73 jiwa...

Musthofa : Jaga Kehormatan Partai

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus, Musthofa mengaku siap mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen. Dia pun meyakinkan seluruh pengurus partai...

Dukun Dibunuh Dihadapan Klien

KAJEN- Seorang dukun bernama Sugeng,55, warga Dusun Petungkon, Desa Tembelanggunung, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, tewas dibacok Eko Budiono,18, tetangganya sendiri, pada Selasa (19/9). Belum diketahui...